Cegah Banjir, Lurah Ladang Ajak Pelaku Usaha Rawat Drainase Lintas Melawi

oleh
Lurah Ladang, Kecamatan Sintang, Ya’ Aiduliansyah.

SINTANG – Lurah Ladang, Kecamatan Sintang, Ya’ Aiduliansyah mengajak para pelaku usaha di sepanjang Jalan Lintas Melawi untuk ikut menjaga dan merawat saluran drainase guna mencegah terjadinya banjir.

Imbauan tersebut disampaikan setelah kawasan Jalan Lintas Melawi yang merupakan jalan negara beberapa kali mengalami banjir saat hujan deras. Hasil penelusuran menunjukkan banjir terjadi akibat adanya penyumbatan pada sejumlah titik saluran air.

Penyumbatan tersebut kemudian ditangani melalui kerja sama lintas sektor yang melibatkan Kelurahan Ladang, masyarakat, pemadam kebakaran (Damkar), TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya melalui kegiatan gotong royong.

“Harapan saya untuk daerah jalan negara ini, karena beberapa waktu lalu sudah dilakukan gotong royong bersama-sama melibatkan semua lintas sektor. Damkar, kelurahan, TNI-Polri dan lainnya bekerja selama dua hari. Di situ ditemukan ada 11 titik penyumbatan,” ujar Ya’ Aiduliansyah.

Ia menjelaskan, sejumlah titik penyumbatan ditemukan mulai dari kawasan Toko Mewah Mebel, depan Masjid Al Amin, bengkel Satelit, hingga depan Gang Alpawi. Di kawasan Gang Alpawi, petugas menemukan tumpukan bekas material bangunan ruko yang menghambat aliran air.

“Di situ dikeruk menggunakan excavator, ditemukan sekitar dua dump material yang menghambat aliran air,” jelasnya.

Pembersihan kemudian dilanjutkan hingga kawasan depan ruko baru, Hotel Charlie, eks Jerau hingga saluran yang mengarah ke kawasan bengkel ban mobil dan Rich Coffee.

Menurut Ya’ Aiduliansyah, titik terbesar berada di sekitar kawasan samping Kongko Kopi, yang menjadi muara utama aliran air menuju Sungai Alai.

“Penyumbatannya karena bekas-bekas mal yang melintang di situ. Material tersebut kemudian diangkut oleh Damkar sekitar satu truk. Setelah dibersihkan, aliran air kembali lancar,” katanya.

Ia menambahkan, setelah dilakukan pembersihan, ditemukan bagian saluran yang mengalami kerusakan dan berlubang di sekitar kawasan tersebut. Saat ini perbaikan sedang dilakukan dengan pengecoran, serta akan dilengkapi dengan pengamanan agar aktivitas masyarakat tetap aman.

“Di situ sedang dicor dan saya minta dibuatkan kontrol agar ketika mobilisasi manusia keluar masuk tidak membahayakan,” ujarnya.

Ke depan, Ya’ Aiduliansyah berharap para pelaku usaha yang berada di sepanjang Jalan Lintas Melawi memiliki kepedulian untuk menjaga saluran air di depan tempat usaha masing-masing.

“Kami sudah mengimbau para pelaku usaha, terutama yang usahanya berada di depan jalur drainase, agar bertanggung jawab terhadap jalannya aliran air. Kalau ada sampah segera dibersihkan,” tegasnya.

Ia menilai pemerintah sudah berupaya memikirkan kepentingan masyarakat, termasuk persoalan lingkungan dan limbah. Namun, kepedulian bersama melalui semangat gotong royong perlu terus ditingkatkan.

“Harapan kita, tanggung jawab terhadap saluran air di depan usaha masing-masing menjadi perhatian bersama. Karena menjaga drainase bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.