SINTANG – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan selama Kelam Tourism Festival tahun 2025 yang berlangsung tanggal 6 November 2025 sampai dengan 15 November 2025.
Kegiatan Kelam Tourism Festival tahun 2025 resmi dibuka oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala pada Kamis 6 November 2025 di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Kelam, Dusun Kenukut, Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai.
Hendrika mengatakan, pada hari ini tanggal 6 November 2025 telah dilaksanakan acara pembukaan kegiatan Kelam Tourism Festival di Kabupaten Sintang. Kemudian pada Jumat 7 November 2025 akan diadakan Summer Camp Bumi Senentang di area camping ground Gunung Kelam.
“Mungkin tadi bapak ibu sudah melewati lokasi camping day yang akan diikuti kurang lebih dari 100 persen yang berasal dari berbagai daerah yang ada di Kalimantan Barat, bahkan di Indonesia,” bebernya.
Selanjutnya, pada Sabtu tanggal 08 November 2025 akan dilaksanakan kegiatan lomba memancing yang akan diadakan di Sungai Kapuas.
“Selain itu pada hari Sabtu akan dilaksanakan trabas motocross yang diikuti oleh komunitas-komunitas trabas yang ada di Kalimantan Barat dan diikuti juga dari negara tetangga,” bebernya.
“Lalu pada hari yang sama juga akan dilaksanakan kegiatan offroad yang dilaksanakan oleh komunitas offroad se-Kalimantan Barat,” jelasnya.
Kemudian pada tanggal 09 November 2025 akan diadakan Gowes to Kelam. Diadakan juga Xplore Fun Run di Bukit kelam yang diikuti kurang lebih 450 peserta.
“Jadi pada hari Sabtu nanti di sini akan ramai sekali Pak Bupati. Dan kami nanti juga mohon kehadiran Pak Bupati untuk melepas Fun Run,” pintanya.
Hendrika menambahkan, pada malam hari selama 10 malam akan diadakan panggung hiburan rakyat yang menampilkan musik etnik, tarian tradisional dan penampilan dari berbagai perkumpulan masyarakat yang ada di Kabupaten Sintang.
“Selama 10 hari juga dilaksanakan pameran Ekonomi Kreatif ( Ekraf) di Indoor Apang Semangai. Pada malam penutupan, kita semuanya akan dihibur oleh grup-grup band lokal dan artis-artis Kabupaten Sintang dan jika diizinkan akan membawa artis ibukota. Tapi kata Pak Bupati, pakai yang lokal saja katanya,” katanya.





