Dampak Efisiensi, Terapkan WFH

oleh

SINTANG – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat kemudian diikuti juga oleh Pemkab Sintang, berdampak pada pemangkasan anggaran kecamatan. Akibat pemangkasan anggaran itu, pihak Kecamatan Kayan Hulu menerapkan sistem Work From Home atau WFH.

“Jam kerja kami berbeda paska penerapan efisiensi anggaran. Jadi jam kerja kami buat sedemikian rupa, misalnya menggunakan sistem WFH. Yakni dengan tiga hari kerja, lalu dua hari WFH. Kemudian Jumat Sabtu tetap kerja dan datang ke kantor. Semua staf wajib masuk. Untuk Kayan Hulu, penerapan baru satu bulan ini,” ungkap Camat Kayan Hulu, Yudius ketika ditemui berita-aktual.com di Sintang, belum lama ini.

Tak hanya jam kerja, kata Yudius, efisiensi juga sangat berpengaruh terhadap kegiatan-kegiatan di kecamatan. Karena pemerintah kecamatan ini sangat membutuhkan dukungan dana operasional untuk kegiatan-kegiatan pelayanan.

“Terkait dengan anggaran di kecamatan, selama ini dana operasionalnya kecil. Kemudian dipangkas karena kebijakan efisiensi, tentu berdampak pada kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan. Misalnya untuk monitoring atau melakukan kegiatan di lapangan agak sulit karena keterbatasan anggaran,” katanya.

Meski banyak anggaran dipangkas, Yudius memastikan pemerintah Kecamatan Kayan Hulu akan tetap bekerja maksimal dalam melayani masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Kita tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. Saya juga berpesan pada pada staf agar pemangkasan anggaran jangan sampai berpengaruh pada kinerja,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.