SINTANG – Sekretaris Komisi C DPRD Sintang dari Fraksi Gerindra, Ardi, menekankan pentingnya pelayanan rumah sakit yang tidak hanya maksimal secara medis, tetapi juga humanis dalam menghadapi pasien dan keluarga.
Hal tersebut disampaikannya menyusul keluhan keluarga Joni terkait pelayanan RSUD Ade M Djoen Sintang sebelum almarhum meninggal dunia. Audiensi berlangsung di aula rapat RSUD Ade M Djoen Sintang, Senin 2 November 2026.
Pertemuan dihadiri keluarga almarhum, Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dr. Bagus Zodiak Adibrata beserta jajaran manajemen, serta Kapolsek Sintang Kota Iptu Heru Woldy.
Ardi mengatakan, dalam situasi darurat, keluarga pasien berada dalam kondisi emosional dan membutuhkan komunikasi yang jelas dari petugas rumah sakit.
Karena itu, ia menilai aspek komunikasi dan pendampingan keluarga juga perlu menjadi perhatian dalam evaluasi pelayanan.
“Dari pihak dewan, pelayanan yang humanis dan tindakan pelayanan yang maksimal itu terus kita dorong,” ujar Ardi.
Menurutnya, kejadian yang dialami keluarga Joni harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar pelayanan kesehatan semakin baik.
Ardi memastikan akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat melalui fungsi pengawasan DPRD, termasuk mendorong perbaikan pelayanan di ruang UGD.
Sementara itu, Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dr. Bagus Zodiak Adibrata menyampaikan permohonan maaf dan turut berduka cita kepada keluarga.
dr. Bagus juga memastikan keluhan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui mekanisme evaluasi serta audit internal.







