BERITA-AKTUAL.COM – Meski Indonesia sudah merdeka sejak 75 tahun lalu, namun masih banyak desa di Kabupaten Sintang yang belum merdeka dari penerangan. Oleh karena itu, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Tuah Mangasih mendorong pemerintah agar merealisasikan listrik ke semua desa di Kabupaten Sintang.
“Memang, masih banyak desa di Kabupaten Sintang yang belum teraliri listrik negara. Makanya, permintaan akan listrik negara khususnya di daerah pemilihan (dapil) saya yakni Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Tempunak, selalu ada setiap tahun,” ungkap Tuah Mangasih.
Contohnya, kata politisi PDI Perjuangan ini, di Kecamatan Tempunak yang terdiri dari 26 desa. Masih ada sekitar 10 desa yang belum teraliri listrik negara.
“Kalaupun ada, listriknya merupakan hasil swadaya. Seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Tapi kan, tidak bisa maksimal penggunaanya karena keterbatasan daya. Beda dengan lisrik negara,” ucapnya.
Makanya, Tuah sangat berharap kepada pemerintah agar bisa merealisasikan listrik masuk desa. Paling tidak, dalam setahun dua atau tiga desa bisa teraliri listrik. Sehingga lama kelamaan akan tercover semua. “Kalau belum, yang harus dipikirkan adalah bagaimana untuk mengakodir pemenuhan listrik dengan membantu masyarakat membangun PLTMH,” ucapnya.
“Sekarang kan agak sulit, karena ditangani oleh provinsi. Sehingga pemerintah kabupaten tidak bisa menganggarkan untuk PLTMH atau PLTS. Nah, solusi ini yang harus kita cari bersama dengan pemerintah. Agar, sementara menunggu listrik negara masuk, daerah yang punya potensi dibangun PLMH atau PLTS, bisa mendapatkan penerangan,” pungkasnya.





