SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Edy Harmaini mengatakan bahwa pihaknya selalu memantau kesehatan anak-anak panti yang menjadi korban banjir di Panti Asuhan Insan Jemelak, Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai.
“Mereka tetap kita pantau, kan ada Puskesmas di sana. Puskesmas Kebong sudah kita minta untuk selalu memantau kondisi anak panti yang terdampak banjir beberapa waktu lalu,” kata Edy pada wartawan, Rabu 23 Oktober 2024.
Pada September lalu, Panti Asuhan Insan Jemelak terendam banjir hampir sebulan terakhir ini. Akibat banjir, anak panti mengeluhkan sejumlah penyakit.
Diketahui Panti Asuhan Insan Jemelak yang dinaungi Yayasan Al Fath Hidayatullah Sintang memiliki 25 anak asuh. Sebagian besar dari mereka tinggal di panti tersebut, pagi hari mereka sekolah, malamnya mengaji.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang juga sudah turun ke panti asuhan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Mereka juga diberikan bantuan salap untuk mengobati gatal-gatal dan penyakit lainnya.
“Karena pantinya kan terendam, jadi banyak anak penghuni panti terdampak banjir. Kita periksa kesehatan mereka dan berikan obat. Hingga saat ini belum ada laporan lagi. Apakah pantinya terendam lagi atau tidak, saya belum ke sana untuk mengecek,” jelasnya.
Saat memasuki musim hujan seperti ini, kata Edy, yang sangat diperlukan adalah kepekaan sosial. Kalau ada permasalahan, semua harus proaktif. “Sekarang kan yang kita hadapi bukan hanya ancaman banjir, tapi juga musibah lain. Oleh karena itu kita harus selalu waspada,” imbau Edy.






