MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Bidang (Kabid) Pertanaman dan Holtikultura Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Mempawah, Ade Kusuma Akbar mengatakan, bahwa pihaknya terus mendorong dan berupaya agar terjadi peningkatan indeks tanaman padi di Kabuaten Mempawah.
Indeks peningkatan tanaman padi yang dimaksud yakni, dari dua kali masa tanam menjadi tiga kali masa tanam dalam satu tahun. Dikatakan Ade bahwa sejauh ini baru ada beberapa kelompok tani yang menerapkan sistem tiga kali masa tanam dalam satu tahun tersebut.
“Hal itulah yang terus kita dorong agar lebih banyak kelompok tani yang menerapkan sistem tiga kali tanam dalam setahun. Dengan begitu, tujuan kita agar ketersediaan beras di Kabupaten Mempawah bisa maksimal dan tercukupi,” ujar Ade Kusuma Akbar kepada awak media belum lama ini.
Ade Kusuma Akbar juga mengatakan, bahwa terdapat beberapa daerah sentra tanam padi di Kabupaten Mempawah. Dimana dari sembilan kecamatan terdapat tiga kecamatan yang menjadi lokasi sentra tanam. Yakni, Kecamatan Anjongan, Kecamatan Toho dan Sadaniang.
“Jadi sejauh ini, baru terdapat tiga kecamatan yang menjadi sentra tanam yakni Anjongan, Toho dan Sadaniang. Mudahan ke depan dapat kita tingkatkan lagi, sehingga semakin banyak daerah di Kabupaten Mempawah yang menjadi sentra tanaman padi, tuturnya.
Adapun kata Ade daerah-daerah yang dipacu untuk itu yakni seperti Kecamatan Segedong, Jongkat, Mempawah Timur, Sungai Kunyit dan lainnya.
“Kita harapkan ini dapat terwujud sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian kita,” pungkas Ade. (dil)







