BERITA-AKTUAL.COM – Wakil Ketua II DPRD Sintang, Heri Jambri menegaskan bahwa pihaknya pasti memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Bumi Senentang.
Hal itu disampaikan Heri Jambri merespon tuntutan Koalisi Masyarakat Sintang yang mendesak perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Bumi Senentang pada tahun 2002 saat audiensi dengan DPRD Sintang, Rabu 6 Juli 2022.
Dikesempatan itu, Heri Jambri melaporkan pada masyarakat bahwa DPRD Sintang baru selesai melaksanakan reses di semua kecamatan se-Kabupaten Sintang. Hasil reses telah disampaikan dalam rapat paripurna beberapa hari lalu.
“Dari hasil reses hampir semua infrastruktur sudah masuk usulan, Pak. Kemudian dalam rapat paripurna hari ini, semua fraksi di DPRD Sintang melalui pandangan umumnya juga telah menyampaikan persoalan infrastruktur dan banyak hal lainnya agar jadi perhatian pemerintah,” ungkapnya.
Meski demikian, ia tetap berterima kasih pada Koalisi Masyarakat Sintang yang sudah mengingatkan DPRD terkait pembangunan sejumlah infrastruktur jalan di Kabupaten Sintang.
“Semua infrastruktur yang ada di Kabupaten Sintang, disampaikan oleh semua fraksi DPRD agar jadi perhatian. Terima kasih bapak telah menyampaikan dan mengingatkan kami sebagai wakilnya yang ada di DPRD,” ujarnya.
Perwakilan Koalisi Masyarakat Sintang, Dimu Muhtar saat audiensi dengan DPRD Sintang mengungkapkan, ketika berbicara persoalan jalan dan jembatan di Ketungau, banyak sekali yang harus diperhatikan.
Beberapa waktu lalu bahkan ada jembatan di jalan poros Sintang-Senaning yang jeblos dan diancam akan dibakar oleh jika tak diperbaiki.
“Yang kita pertanyakan adalah bagaimana dengan janji Avanza masuk desa mana sih? Saya bingung dengan pembangunan Kabupaten Sintang ini. Makanya kita meminta pembangunan infrastruktur jadi perhatian,” pinta Dimu Muhtar.
Andreas, warga Ketungau meminta agar Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 difokuskan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Ia juga mengingatkan para pemenang proyek agar agar serius mengerjakan jalan.





