Dukung Rencana Pembelian Excavator, Yohanes Rumpak Beri Sejumlah Catatan

oleh
Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak.

SINTANG – Rencana Pemerintah Kabupaten Sintang membeli 14 unit excavator mendapat respons positif dari Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak.

Menurut Rumpak, rencana tersebut merupakan ide yang baik, terlebih jika keberadaan alat berat nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan masyarakat di kampung.

“Pertama, ini adalah sebuah ide yang bagus. Dan kita harapkan ini bisa efektif,” kata Yohanes Rumpak, Selasa (15/9/2026).

Meski mendukung, politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan masih ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan pemerintah daerah agar pengadaan excavator tidak berhenti sebatas pembelian alat.

Salah satunya, kata Rumpak, diperlukan satuan atau pihak yang secara khusus dan serius mengelola serta memastikan alat berat tersebut dapat digunakan secara optimal.

Selain itu, aspek mobilisasi juga perlu diperhitungkan. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan sarana pendukung, termasuk truk crane untuk memindahkan excavator dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Rumpak melihat keberadaan alat berat di juga dapat menjadi langkah baru dalam membantu aktivitas masyarakat, khususnya para peladang.

“Peladang hari ini kan kita dengan parang, dengan segala macam. Nah, mungkin di kampung mulai perlu ada alat berat,” ujarnya.

Ia berharap excavator yang dibeli pemerintah benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam membantu aktivitas para peladang.

“Tujuannya itu dulu. Jadi peladang, dia buka lahan, bisa menggunakan eksa ini,” katanya.

Namun demikian, Rumpak menilai efektivitas excavator tersebut masih perlu dilihat. Sebab, ukuran alat berat mini dinilai perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

“Excavator ini kan kecil. Oleh karena itu kita melihat efektivitasnya masih perlu dipertanyakan. Kemudian sistem pemeliharaan masih harus diperjelas,” jelasnya.

Menurut Rumpak, hal tersebut menjadi salah satu perhatian DPRD Sintang dalam melihat rencana pengadaan tersebut. Ia menyebut sejumlah fraksi di DPRD juga masih memberikan catatan dan mempertanyakan bagaimana pelaksanaannya nanti.

“Kawan-kawan masih ragu, terutama nanti dalam pelaksanaannya apakah benar bisa menjawab, memecahkan masalah, terutama dari peladang berpindah menjadi bekerja dengan alat berat ini, dan alat berat ini efektif untuk masyarakat,” tuturnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat mempersiapkan pengelolaan alat berat tersebut dengan baik sejak awal. Terlebih, excavator yang akan dibeli merupakan aset baru yang membutuhkan sistem operasional dan pemeliharaan yang jelas.

Ia pun berharap Pemkab Sintang dapat bekerja serius agar keberadaan alat berat tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena ini barang baru, kita berharap pemerintah kemudian bekerja keras memanfaatkan dan menggunakan ini sungguh-sungguh,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.