SINTANG – Tak hanya jaringan telekomunikasi, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Sintang, Zulkarnain juga mengungkapkan ketersediaan listrik di perbatasan masih sangat minim.
Kedepan, BPP Sintang juga akan terus mendorong agar ketersediaan listrik jadi perhatian pemerintah pusat.
“Ketersediaan listrik di kawasan perbatasan masih sangat terbatas. Dari 58 desa di kawasan perbatasan Kabupaten Sintang, hanya 31 persen atau 18 desa yang sudah berlistrik PLN,” beber Zulkarnain.
Ia menjelaskan, desa tersebut terdiri dari 4 desa di Kecamatan Ketungau Tengah dan 14 desa di Kecamatan Ketungau Hulu. Desa yang sudah berlistrik PLN tetapi masih belum menyala selama 24 jam. Saat ini listrik yang tersedia hanya berkisar 14 jam dalam sehari.
Data ketersediaan listrik di Ketungau Tengah;
- Desa berlistrik PLN (4 desa) Wirayuda, Panggi Agung, Argo Mulyo, Panggi Ruguk.
- Desa belum berlistrik PLN (25 desa);
- Tanjung Sari
- Panding Jaya
- Tirta Karya
- Bagelang Jaya
- Sumber Sari
- Kerta Sari
- Wana Bhakti
- Swadaya
- Margahayu
- Gut Jaya Bhakti
- Landau Buaya
- Kayu Dujung
- Senangan Kecil
- Sungai Areh
- Mungguk Gelombang
- Mungguk Lawang
- Nanga Kelapan
- Bakti Senabung
- Engkitan
- Landau Temiang
- Padung Kumang
- Radin Jaya
- Senangan Jaya
- Kubu Berangan
- Semareh
Data ketersediaan listrik di Ketungau Hulu;
- Desa berlistrik PLN (14 desa)
- Senaning
- Sebadak
- Sepiluk
- Sungai Seria
- Rasau
- Jasa
- Sungai Bugau
- Empunak Tapang Keladan
- Bekuan Luyang
- Sungai Pisau
- Sebuluh
- Riam Sejawak
- Engkeruh
- Ujung Kempas
- Desa belum berlistrik PLN (15 desa)
- Empura
- Suak Medang
- Nanga Bayan
- Nanga Bugau
- Sebetung Paluk
- Muakan Petinggi
- Nanga Sebawang
- Sekaih
- Mungguk entawak
- Embaleh
- Sungai Kelik
- Idai
- Sungai Mawang
- Neraci Jaya
- Sejawak





