PONTIANAK, BERITA-AKTUAL.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson mengatakan, bahwa pentingnya pencegahan stunting, agar tumbuh otak anak semakin tinggi. Dengan begitu akan bisa menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, sehingga generasi Kalbar mampu mengisi posisi strategis dalam masa mendatang.
“Kita harapkan jangan sampai anak-anak kita dimasa mendatang hanya menjadi tenaga kasar, mereka harus mengisi posisi top-top. Karena mereka merupakan generasi penerus bangsa kita,” ujar Harisson usai menyambangi ibu-ibu di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Anda, di Dusun Tumok Desa Tumok Manggis, Kecamatan Sambas, Selasa (21/11).
Harisson juga mengatakan, dalam upaya percepatan penurunan stunting, harus dilakukan dengan turun langsung kepada ibu-ibu. Terutama perihal pengetahuan akan pola asuh dan pemenuhan gizi yang baik. Maka ibu-ibu harus memahami dalam memberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI).
“Jadi MP-ASI itu prinsipnya tiga ,pertama karbohidrat yang didapat dari bubur nasi atau bubur beras, lalu protein hewani yang diutamakan, kemudian harus ada lemak yang didapat dari minya sayur, santan, margarin atau lainnya,” terangnya.
Selain itu, Harisson juga mengatakan, para petugas kesehatan, kader-kader Posyandu dan lainnya agar rajin turun ke tengah-tengah masyarakat. Terutama dalam upaya memberikan pengetahuan pola asuh dan pemenuhan gizi yang baik. Sehingga para ibu-ibu bisa memilih makan yang tepat bagi anak-anak mereka.
“Ilmu ini harus rajin dibagikan kepada ibu-ibu yang lain, para petugas kesehatan dan kader saya minta untuk rajin turun ke tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.
Pada kegiatan itu pula, Harisson didampingi Pj TP-PKK Provinsi Kalbar, Windy Prihastari serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar. (*)





