Hendrikus Ungkap Alasan Serapan Anggaran Perkim Rendah

oleh

SINTANG – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sintang, Hendrikus menuturkan bahwa serapan anggaran di instansi yang dipimpinnya masih rendah.

“Data terakhir tanggal 23 Oktober 2024, serapan anggaran kita baru 28,23 persen. Memang masih sangat rendah,” kata Hendrikus.

Laporan itu disampaikan Hendrikus kepada Bupati Sintang Jarot Winarno dan Sekda Sintang Kartiyus dalam rapat evaluasi penyerapan anggaran di Pendopo Bupati Sintang, Kamis 24 Oktober 2024.

Hendrikus kemudian mengungkapkan alasan penyerapan anggaran di Dinas Perkim masih sangat rendah.

“Sebenarnya kegiatan kita, mungkin sudah hampir 98 persen saya katakan selesai di lapangan. Cuma kita kekurangan tenaga untuk opname ke lapangan. Kita juga perlu waktu untuk opname ke lapangan,” ungkap Hendrikus.

“Kemudian tenaga yang ada, selama dua minggu terakhir membawa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke lapangan. Jadi mereka belum sempat melakukan opname ke lapangan dan masih fokus mendampingi BPK tadi. Mungkin dalam waktu seminggu kedepan, serapan anggaran Dinas Perkim bisa mengalami kenaikan,” kata Hendrikus dengan optimis.

Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK), ungkap Hendrikus, saat ini kondisi fisik sudah mencapai 35-45 persen.

“Ini kemajuan fisik untuk DAK, dan memang belum bisa kita lakukan pembayaran termin. Karena pembayaran termin baru bisa dilakukan saat angka pekerjaan fisik mencapai 60-an persen,” bebernya.

Ia mengakui, semua kegiatan devisiasinya masih di bawah 10 persen. “Deviasasinya rendah, tapi tetap kita kontrol semuanya,” tegas Hendrikus.

No More Posts Available.

No more pages to load.