SINTANG – Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh meminta bidan di Bumi Senentang bekerja secara professional dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
“Pesatnya perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap dinamika perubahan professional kerja yang semakin kompetitif. Profesionalitas bidan pun semakin dituntut,” kata Harysinto Linoh.
Hal itu disampaikan Harysinto Linoh saat mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kelas kerjasama Kabupaten Sintang Kalimantan Barat dengan Poltekkes Kalimatan Timur tahun 2024 di Balai Praja, Kamis 10 Oktober 2024.
Ia mengatakan, bidan profesional adalah bidan dengan pendidikan sarjana terapan. Dan profesi bidan yang diharapkan mampu berperan sebagai pemberi asuhan kebidanan pada kehamilan, persalinan dan bayi baru lahir, nifas, KB, bayi, balita dengan melibatkan keluarga dan masyarakat pada kondisi normal.
“Kemudian melakukan deteksi dini dan penanganan awal kegawatdaruratan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik profesi dalam pelayanan kesehatan perempuan dan anak yang mengutamakan aspek holistik dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan,” jelasnya.
Oleh karena itu, Harysinto Linoh sangat menyambut baik dan mengucapkan terimakasi kepada Direktur Poltekkes Kaltim dengan dibukanya kelas Sintang Prodi Sarjana Terapan Kebidanan dengan sistem perkuliahan bleanded learning. Hal ini mempermudah bidan-bidan yang ada di Sintang mengikuti perkuliahan dengan tetap melaksanakan tugas рокок sebagai bidan.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswi baru kelas Sintang untuk Prodi Kebidanan Strata Sarjana Terapan. Semangat mengikuti perkuliahan sarjana terapan ini serta melanjutkan ke tahap profesi.






