Ini Komoditi Penyumbang Inflasi Sintang pada September 2022

oleh
Kartiyus, Kepala Bappeda Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kartiyus mengungkapkan sejumlah komoditas yang menyumbang inflasi pada bulan September 2022 di Bumi Senentang.

“Memang, disetiap bulannya komoditi yang menyebabkan inflasi tinggi berubah-ubah. Pada bulan September lalu, yang menyebabkan inflasi itu adalah kacang panjang dengan ayam ras. Ayam ras ini harganya tinggi sekali pada bulan September. Kacang panjang juga naik di September, namun mengalami deflasi pada Agustus saat petani panen. Selesai panen, harganya naik lagi sedikit pada bulan September,” jelas Kartiyus.

Hal itu disampaikannya pada berita-aktual.com usai menghadiri launching Pasar Tani oleh Bupati Sintang Jarot Winarno di Indoor Apang Semangai, Sabtu 8 Oktober 2022, kemarin.

Kartiyus mengungkapkan, yang agak aneh, di bulan September adalah harga bakso menjadi salah satu penyumbang inflasi tinggi di Kabupaten Sintang.

“Jadi harga bakso agak tinggi di bulan September. Sebetulnya ini ndak seberapa aneh sih. Tapi yang paling aneh lagi adalah pada tiga bulan lalu di mana salah satu penyumbang inflasi adalah obat sakit kepala,” ungkapnya.

Untuk sayur-sayuran, diakui Kartiyus juga kerap menyebabkan inflasi. Namun semua itu tergantung musim panen yang dilaksanakan oleh petani. “Makanya dengan adanya Pasar Tani ini, para petani bisa mengaturkembali musim tanam mereka. Seperti menanam sawi atau sayuran lainnya. Karena memang, sawi hijau memang salah satu penyumbang inflasi,” ujarnya.

“Padahal, sawi kita banyak sekali di Merarai, Kecamatan Sungai Tebelian. Cuma jangan sampai panen sekaligus. Jadi bagaimana petani mengatur agar setiap minggu bisa panen. Itu harapan kita. Agar tiap minggu harga sawi hijau tidak naik,” ujarnya.

Hadirnya Pasar Tani, kata Kartiyus, memang digagas Tim Penanganan Inflasi Daerah (TPID) untuk menahan laju inflasi di Kabupaten Sintang. Karena ketika survei inflasi di tiga kota, Sintang selalu tinggi. Makanya perlu ada upaya untuk menurunkan inflasi. Salah satunya melalui Pasar Tani.

“Dengan adanya Pasar Tani akan memutus rantai pasoknya. Jadi petani langsung berdagang. Kalau di Pasar, rantai pasoknya panjang. Makanya kita buka Pasar Tani ini,” ujarnya.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.