SINTANG – Kepala Desa Topan Nanga, Diranto mengungkapkan sejumlah pembangunan mendesak di desanya. Salah satunya adalah pembangunan jembatan untuk memperlancar akses transportasi barang dan orang.
“Pembangunan mendesak di Desa Topan Nanga rata-rata jembatan. Makanya, sudah dua tahun berjalan selalu dianggarkan untuk pembangunan jembatan,” kata Diranto ketika ditemui berita-aktual.com di Sintang, belum lama ini.
“Tahun lalu sudah dianggarkan pembangunan jembatan dan jalan beton. Tahun ini dianggarkan lagi untuk pembangunan jembatan dan juga jalan. Pembangunan itu memang prioritas lah, semuanya menggunakan dana desa,” sambungnya.
Selama ini, kata Diranto, pembangunan jembatan yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa Topan Nanga mengggunakan konstruksi kayu. “Anggaran di desa tidak mampu untuk membangun jembatan beton. Makanya dibangun jembatan dengan kontsruksi kayu,” katanya.
Kata Diranto, selama ini pembangunan fisik yang dilakukan pemerintah Desa Topan Nanga harus betul-betul selektif dan melihat kebutuhan mendesak masyarakat.
“Karena anggaran desa yang dikelola untuk pembangunan fisik terbatas, jadi hanya bisa melakukan beberapa pembangunan saja,” katanya.
Diranto mengungkapkan, saat ini kondisi jembatan di Desa Topan Nanga masih bisa dilewati. Mobil juga masih bisa masuk kampung. “Karena perlu perbaikan makanya kita anggarkan melalui dana desa,” jelasnya.
Ia menyampaikan, Desa Topan Nanga juga punya program kerja bakti pada akhir bulan. Kemudian, semua masyarakat juga gotong royong setiap hari Jum’at.






