SINTANG – Kepala Desa Perembang, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Afriandi, mengungkapkan keluhan para petani di desanya yang hingga kini masih kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Menurutnya, persoalan pupuk menjadi kendala utama bagi kelompok tani di wilayah tersebut, baik yang menanam padi maupun komoditas hortikultura seperti cabai.
“Terkait masalah kelompok tani ini, bukan hanya petani cabai, mungkin padi juga, kendala-kendala yang dihadapi nggak ada lain yakni masalah pupuk,” ujar Afriandi di hadapan Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny dan Ketua DPRD Kabupaten Sintang Indra Subekti yang berkunjung ke desanya.
Ia menjelaskan, banyak warga sebenarnya ingin menanam, namun terkendala sulitnya memperoleh pupuk dengan harga terjangkau. “Kadang-kadang warga pengen menanam, tapi pupuk susah didapat dan harganya mahal. Itu sudah biasa jadi kendala kelompok tani di mana-mana, termasuk di Desa Perembang,” tuturnya.
Selain soal pupuk, Afriandi juga menyampaikan bahwa para petani di desanya sangat mengharapkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk menunjang produktivitas. Ia mencontohkan, Kelompok Tani Sumber Pedas di desanya pernah mengusulkan bantuan traktor rotari.
“Hari itu sempat saya talangin dulu, begitu dana desa keluar baru saya belikan traktor rotari ukuran kecil dan besar. Karena mungkin desa-desa lain belum punya, Desa Perembang yang pertama saya anggarkan untuk membantu kelompok tani,” ungkapnya.
Afriandi berharap dengan hadirnya Wakil Bupati Sintang dan Ketua DPRD Sintang ke Desa Perembang, pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih kepada kelompok tani setempat. “Harapan kami, mudah-mudahan ada bantuan alsintan atau pupuk bersubsidi bagi petani kami. Bantuan-bantuan seperti ini sangat dinantikan oleh masyarakat Desa Perembang,” harapnya.







