Kadisdikbud Sintang Puji TBBR yang Berperan Melestarikan Adat Budaya

oleh

SINTANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang memuji eksitensi Tariu Borneo Bangkule Rajakng(TBBR) yang telah berperan dalam melestarikan adat dan tradisi.

“Dari awal saya peduli dengan kawan-kawan TBBR. Satu hal yang membuat saya tertarik, mereka mempertahankan adat, budaya maupun tanah adat. Peran mereka tentunya berkontribusi memunculkan masyarakat Dayak yang beradat,” kata Yustinus pada berita-aktual.com, belum lama ini.

Namun karena masih ada beberapa anggota yang putus sekolah, sambung Yustinus, dirinya berinisiatif berkomunikasi dengan Plt Ketua TBBR Martias dan sejumlah tokoh lainnya untuk membantu mereka.

“Keinginan saya adalah mengubah image TBBR yang terkesan menonjolkan kekuatan otot saja, tapi juga punya kemampuan intelektualitas. Oleh karena itu saya mengajak anggota yang putus sekolah untuk mengikuti program kesetaraan,” jelasnya.

Kata Yustinus, tindakan ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong mereka meningkatkan kualifikasi pendidikan.

“Makanya kita fasilitasi mereka untuk mengikuti program kesetaraan. Sehingga ketika mereka sudah punya ijazah paket, bisa dimanfaatkan untuk kuliah atau mencari pekerjaan,” sambungnya.

Dikatakan Yustinus, di satu sisi kita memang perlu mempertahankan atau melestarikan adat budaya serta tradisi. Agar kita sebagai masyarakat Dayak menjadi beradat. Dan adat istiadat tidak hilang.

“Namun di sisi lain, kita ingin mereka sebagai masyarakat adat punya kualitas pendidikan dan memiliki sumber daya manusia yang baik. Karena bagaimanapun sumber daya manusia itu sangat penting untuk bersaing dengan masyarakat lain,” pungkas Yustinus.

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.