SINTANG – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto meninjau langsung lahan potensial di wilayah perbatasan Kabupaten Sintang dalam rangka mendukung program Asta Cita Ketahanan Pangan, Selasa (26/8) pagi.
Dalam kunjungannya, Kapolda Kalbar didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Roma Hutajulu, Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, serta sejumlah pejabat utama Polda Kalbar.
Rombongan melakukan peninjauan ke lahan seluas 3.000 hektare di Desa Wirayuda dan kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) yang tersebar di beberapa desa, antara lain Desa Nanga Sebawang, Desa Sejawak, dan Desa Suak Medang. Total lahan HPK yang saat ini dalam proses verifikasi mencapai ±17.000 hektare. Verifikasi ini bertujuan menentukan luasan lahan yang layak dijadikan kawasan pertanian guna memperkuat ketahanan pangan.
Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan, program Asta Cita yang dicanangkan pemerintah merupakan pedoman penting dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kalbar yang kaya sumber daya alam. Salah satu komoditas yang menjadi fokus adalah jagung, yang dinilai strategis untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
“Hari ini kita memastikan kesiapan lahan yang akan dikelola untuk mendukung program ketahanan pangan. Selain pengecekan, kami juga berdiskusi dengan Forkopincam, kepala desa, tokoh masyarakat, serta kelompok tani terkait pengembangan lahan-lahan tersebut,” ujarnya.
Kapolda menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya bertujuan mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sintang, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal agar lebih produktif dan mandiri.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Polda Kalbar untuk menegaskan komitmennya dalam mengawal dan mendukung program prioritas pemerintah, terutama di bidang ketahanan pangan yang menjadi salah satu isu strategis nasional.





