SINTANG – Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, menegaskan komitmen Polres Sintang dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sintang. Hal itu disampaikannya saat press release akhir tahun, Rabu 31 Desember 2025.
Menurutnya, maraknya kasus narkoba kerap seiring dengan perkembangan suatu daerah, sehingga upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Narkoba ini, semakin maju suatu daerah, biasanya tantangan narkobanya juga semakin besar. Itu menjadi cerminan daerah yang berkembang. Karena itu, bagaimana cara mencegahnya? Ya harus ada benteng, benteng dalam diri kita sendiri dan benteng di masyarakat,” ujar AKBP Sanny.
Kapolres menegaskan bahwa banyaknya pengungkapan dan penindakan kasus narkoba bukan berarti daerah tersebut semakin parah, melainkan menunjukkan aparat kepolisian bekerja secara aktif.
“Kalau penindakan kita tinggi, banyak penangkapan, jangan kemudian disalahkan bahwa narkobanya banyak di sini. Itu artinya polisi bekerja. Kalau polisi diam dan tidak bertindak, bukan berarti narkobanya tidak ada, justru bisa jadi lebih banyak,” tegasnya.
AKBP Sanny menilai, selain penindakan hukum, pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi menjadi langkah penting untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, Polres Sintang berencana meningkatkan kegiatan penyuluhan ke berbagai lapisan masyarakat.
“Ke depan, kami akan lebih sering melakukan penyuluhan ke masyarakat, ke tempat ibadah, ke gereja-gereja, dan ke berbagai komunitas,” jelasnya.
Bahkan, Kapolres Sintang mengungkapkan rencana inovatif dalam upaya sosialisasi, dengan menyiapkan video edukasi tentang dampak nyata penggunaan narkoba.
“Mungkin idenya agak ‘gila’ sedikit, tapi kami ingin membuat video yang menunjukkan efek sejati narkoba itu seperti apa. Contohnya, kalau menggunakan narkoba jenis tertentu, efeknya seperti apa, dampaknya ke depan akan jadi bagaimana. Itu bisa menjadi contoh nyata dalam sosialisasi,” ungkap AKBP Sanny.
Video edukasi tersebut nantinya akan disosialisasikan ke sekolah-sekolah, bersamaan dengan penyuluhan tentang bahaya narkoba, larangan merokok, serta perilaku menyimpang lainnya.
“Setiap sekolah akan ada sosialisasi, supaya anak-anak kita paham sejak dini. Harapannya, Sintang bisa benar-benar bebas dari narkoba,” pungkas Kapolres Sintang.




