KAPUAS HULU – Kabupaten Kapuas Hulu mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 165 miliar melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2025/2026. Dana tersebut digunakan untuk membangun delapan ruas jalan yang tersebar di wilayah tersebut.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, meninjau langsung salah satu ruas yang dikerjakan melalui program tersebut pada Kamis 25 Februari 2026, yakni ruas Menendang–Temanang. Ia memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana.
“Kita berada di lokasi Inpres Jalan Daerah 2025/2026. Total di Kabupaten Kapuas Hulu ada delapan ruas dengan total anggaran kurang lebih Rp 165 miliar,” ujar Lasarus saat peninjauan bersama Kementerian PU, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan beserta jajaran serta forkopimda.
Ia menjelaskan, dalam kunjungan tersebut pihaknya hanya mengecek beberapa titik dari seluruh ruas yang dibangun. Namun berdasarkan laporan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, seluruh pekerjaan berjalan sesuai target.
“Tidak semua kita kunjungi, kita hanya melihat beberapa titik saja. Tapi menurut laporan BPJN Kalbar, semua on the track, berjalan sesuai rencana. Bahkan ada beberapa titik yang progresnya melebihi target,” katanya.
Khusus ruas Menendang–Temanang, nilai pekerjaannya mencapai Rp 20 miliar. Jalan tersebut menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kapuas Hulu.
Lasarus juga memastikan akan kembali mengusulkan program IJD untuk Kapuas Hulu pada tahun anggaran 2026/2027. Namun, besaran anggaran dan jumlah ruas yang akan diajukan masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
“Untuk Kapuas Hulu tahun 2026/2027 nanti akan kita ajukan lagi. Berapa ruasnya nanti kita lihat, karena khusus untuk Inpres Jalan Daerah, dari Bappenas belum mengeluarkan total anggaran. Jadi kita belum bisa mensimulasikan berapa yang akan kita bantu lagi. Tapi pasti Kapuas Hulu akan mendapatkan bagian untuk program IJD berikutnya,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, Chandra, menjelaskan bahwa panjang penanganan ruas Menendang–Temanang dalam program IJD mencapai 3,6 kilometer, dari total panjang ruas sekitar 18 kilometer.
“Saat ini kemantapan jalan sudah 76 persen. Setelah selesai nanti pada bulan Juni 2026, kemantapannya diperkirakan naik menjadi sekitar 97 persen,” ungkap Chandra.







