MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah mendeteksi, 74 hotspot di sejumlah kecamatan. Hal tersebut mengambarkan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Mempawah. Upaya pemadaman terus dioptimalkan oleh petugas gabungan.
“Hari ini, kami mendapatkan ada 74 titik panas di Kabupaten Mempawah. Terdiri dari 10 indikator merah, 1 indikator hijau dan 63 indikator kuning,” ujar Kepala Bidang Damkar BPBD Mempawah, Desvan, Kamis (5/10).
Dari total 74 hot spot itu, lanjut Desvan, pihaknya baru melakukan penanggulangan di sejumlah kecil lokasi Karhutla. Seperti, Dusun Telayar di Kecamatan Mempawah Timur, Dusun Suap di Kecamatan Mempawah Hilir, dan Desa Sungai Rasau di Kecamatan Sungai Pinyuh.
“Sementara baru tiga lokasi ini yang dilakukan penanggulangan di lapangan. Sedangkan lokasi-lokasi lainnya masih kita lakukan pengecekan dan pemantauan untuk memastikan lokasinya,” terangnya.
Desvan mengungkapkan, dirinya dan petugas BPBD Mempawah melakukan pemadaman karhutla di Dusun Telayar, Desa Sejegi. Di Dusun Telayar, karhutla telah berlangsung lebih dari sebulan lalu.
“Kami sedang berupaya mengamankan akses jalan masuk ke Dusun Telayar. Karena, api mulai membakar semak belukar dipinggir jalan. Kita khawatir api bisa memutus akses masuk ke Dusun Telayar,” bebernya.
Desvan juga menjelaskan, petugas menemukan sejumlah dalam upaya memadamkan karhutla di Dusun Telayar. Diantaranya, lahan yang terbakar terlampau luas hingga titik api sangat banyak hingga sulit dijangkau petugas.
“Kendala lainya, kandungan gambut di Dusun Telayar ini cukup tebal. Sehingga, api sulit sekali dipadamkan,” terangnya.
Desvan menilai, untuk keamanan pemukiman masyarakat di Dusun Telayar sejauh ini masih cukup aman. Sebab, lokasi api masih cukup jauh dari lingkungan yang didiami masyarakat Dusun Telayar.
“Hanya yang kita khawatirkan bangunan Sekolah Dasar (SD) di Dusun Telayar rawan terbakar. Namun, kita sudah lakukan antisipasi dengan membuat sekat api mengelilingi bangunan SD,” pungkasnya. (dil)





