SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Edy Harmaini mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kabupaten Sintang masih kekurangan tenaga medis.
“Secara keseluruhan, kita kekurangan tenaga medis. Apalagi dokter gigi, kita masih banyak kekurangan. Susah diceritakan soal dokter gigi ini, susah dicari,” ungkap Edy pada wartawan usai menghadiri penyerahan mobil operasional kepada RSUD Serawai yang diserahkan Bupati Sintang, Jarot Winarno, Kamis 24 Oktober 2024.
Padahal, kata Edy Harmaini, dental unit sudah siap disemua Puskesmas se Kabupaten Sintang.
“Dental unit sudah ada, tapi dokter giginya banyak yang kosong di Puskesmas. Kalau alasannya ndak ada listrik, selalu kita support. Kecuali lah daerahnya yang listriknya tidak menyala 24 jam. Atau, hanya menyala malam hari saja, tapi kita bantu dengan solar cell. Semua sudah kita lakukan. Tapi tetap saja kita masih kekurangan dokter gigi,” katanya.
Tak hanya dokter gigi, Kabupaten Sintang juga kekurangan dokter umum. Untuk memenuhi kebutuhan dokter tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang selalu membuka formasi dokter umum dan dokter gigi ketika penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Pemerintah membuka penerimaan dokter sebanyak 19 orang. Tapi pelamar banyak mendaftar ke RSUD Ade M Djoen Sintang. Sementara dokter di sejumlah Puskesmas kurang peminat. Bahkan saat ini Puskesmas Serangas di Kecamatan Ketungau Hilir tidak punya tenaga dokter, sehingga dokter dari Puskesmas Mensiku kita tempatkan di sana,” jelas Edy.







