Krisis BBM Melawi, Kapolres Turun Langsung Pantau Distribusi di SPBU

oleh
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon bersama Wakapolres Kompol Aang Permana turun langsung memantau proses distribusi BBM di sejumlah SPBU.

MELAWI – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Melawi mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon bersama Wakapolres Kompol Aang Permana turun langsung memantau proses distribusi BBM di sejumlah SPBU, Sabtu 14 Februari 2026.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan pengiriman dan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan lancar serta mencegah potensi gangguan keamanan akibat keterbatasan stok.

Sebelumnya, krisis BBM menyebabkan harga Pertalite di tingkat eceran melonjak hingga Rp50 ribu per liter. Sejumlah SPBU mengalami kekosongan stok dan sempat terjadi kericuhan akibat antrean panjang masyarakat.

Kapolres mengatakan, kepolisian ingin memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi terbatasnya pasokan.

“Kami memastikan distribusi BBM berjalan aman dan tidak ada hambatan yang mengganggu kebutuhan masyarakat,” ujarnya di sela pemantauan.

Selain memantau pengiriman, Kapolres dan Wakapolres juga berdialog langsung dengan pengelola SPBU terkait kondisi stok serta jadwal kedatangan pasokan berikutnya. Koordinasi dilakukan agar proses penyaluran dapat segera kembali normal.

Menurutnya, komunikasi antara pihak kepolisian dan pengelola SPBU penting untuk mengantisipasi antrean panjang maupun potensi kerawanan sosial.

“Dengan koordinasi yang baik, distribusi dapat dipercepat sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan,” jelasnya.

Polres Melawi juga menegaskan siap membantu pengamanan distribusi mulai dari kedatangan hingga penyaluran BBM kepada masyarakat. Langkah ini sekaligus untuk mencegah penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi.

Kapolres mengimbau warga tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Masyarakat tidak perlu cemas berlebihan. Kami pastikan kedatangan dan penyaluran BBM berlangsung aman,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.