KAPUAS HULU – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Kapuas Hulu kembali mendapat angin segar. Di bawah pengawalan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, sebanyak delapan ruas jalan strategis di Kapuas Hulu resmi mendapat peningkatan melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah atau IJD.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H., M.H., secara langsung melaunching peningkatan ruas jalan Program IJD yang dipusatkan di Desa Teluk Geruguk, Kecamatan Boyan Tanjung, Selasa (6/1/2026).
Melalui program tersebut, delapan ruas jalan yang akan ditingkatkan menggunakan dana Inpres meliputi ruas Nanga Danau–Nanga Bunut, Simpang Senara–Simpang Sekubah, Menendang–Nanga Temenang, Buak Mau–Mangelai, Simpang Empat Nanga Suruk–Nanga Payang, Tekalong–Tanjung, Simpang Mupa–Datah Dian, serta Lingkar Mupa–Transmigrasi.
Bupati Fransiskus Diaan menjelaskan, pelaksanaan Program IJD ini menggunakan skema multiyears, di mana kontrak pekerjaan telah dilakukan pada tahun 2025 dan pengerjaan fisik dimulai pada tahun 2026. Ia menegaskan, program strategis tersebut mendapat pengawalan langsung dari Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat.
“Program IJD ini tidak terlepas dari dukungan dan pengawalan langsung Bapak Lasarus di tingkat pusat. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan Pemerintah Pusat menjadi kunci sehingga delapan ruas jalan ini bisa dibangun secara bersamaan,” ujar Bupati yang akrab disapa Sis itu.
Menurutnya, jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pembangunan delapan ruas jalan sekaligus tentu akan sangat sulit direalisasikan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk bersyukur atas dukungan anggaran pusat yang masih berpihak pada pembangunan infrastruktur daerah.
“Kalau hanya mengandalkan anggaran daerah, tentu berat. Berkat sinergitas yang baik dengan pemerintah pusat, Kapuas Hulu masih mendapat dukungan anggaran yang besar untuk pembangunan infrastruktur jalan,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Sis berharap masyarakat di wilayah terdampak pembangunan dapat turut mendukung dan mengawasi pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai dengan kontrak yang telah ditetapkan.
“Kami berharap masyarakat ikut mengawasi, sehingga pembangunan jalan ini bisa berjalan lancar, tepat waktu, dan berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Boyan Tanjung, Agus Heriadi, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan masyarakat atas berlanjutnya pembangunan jalan di wilayahnya, terutama di tengah isu pemangkasan anggaran.
“Kami sempat pesimis karena adanya pemangkasan anggaran, namun ternyata pembangunan jalan tetap berlanjut. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan semua pihak yang telah memperjuangkan program ini. Masyarakat Boyan Tanjung sangat senang,” pungkasnya.





