Lasarus Tinjau Jalan Kelutap, Akses Menuju Rumah Betang Ensaid Panjang Jadi Perhatian

oleh
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, didampingi pejabat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau ruas Jalan Kelam, Luit, dan Rentap (Kelutap) di Kabupaten Sintang.

SINTANG – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, didampingi pejabat Kementerian Pekerjaan Umum (PU), melakukan kunjungan kerja dengan meninjau ruas Jalan Kelam, Luit, dan Rentap (Kelutap) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Kamis (22/10/2026).

Ruas jalan tersebut telah dibangun melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) tahun 2025–2026. Penanganan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, termasuk menuju kawasan perdesaan dan destinasi wisata.

“Sekarang kita meninjau jalan IJD 2026. Mudah-mudahan pada 2026 progresnya lebih banyak,” kata Lasarus.

Dalam kunjungan tersebut, Lasarus bersama rombongan juga meninjau Rumah Betang Ensaid Panjang yang berada di Desa Ensaid Panjang, Kecamatan Kelam Permai. Rumah betang tersebut merupakan salah satu tujuan wisata budaya di Kabupaten Sintang yang menyimpan nilai sejarah dan tradisi masyarakat Dayak.

Lasarus mengatakan, akses menuju Rumah Betang Ensaid Panjang menjadi salah satu perhatian karena destinasi tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata.

“Sementara kita fokus menuju ke Ensaid, karena di Ensaid Panjang ini ada rumah betang yang menjadi tujuan wisata,” ujarnya.

Menurut Lasarus, Rumah Betang Ensaid Panjang merupakan salah satu rumah betang di Kabupaten Sintang yang relatif mudah dijangkau. Keberadaan rumah adat tersebut dinilai penting untuk dipertahankan sekaligus didukung dengan infrastruktur jalan yang memadai.

Ia menjelaskan, pembangunan rumah betang tersebut sebelumnya juga mendapat dukungan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Lasarus menyebut dirinya turut mengusulkan pembangunan tersebut bersama Puan Maharani.

Karena itu, ia berharap peningkatan akses jalan dapat mendukung keberadaan Rumah Betang Ensaid Panjang sebagai destinasi wisata budaya, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pengunjung.

Pembangunan Jalan Keliling Dilanjutkan Pemda

Lasarus menjelaskan, pembangunan ruas jalan di kawasan Kelutap yang benar-benar menghubungkan kawasan tersebut dalam bentuk jalur melingkar atau jalan lingkar belum sepenuhnya tuntas.

Menurutnya, penanganan jalan lingkar Kelam ditargetkan selesai pada 2026. Sementara itu, akses menuju kawasan Rentap, Luit, dan Bukit Rentap juga telah dibangun, tetapi belum seluruhnya membentuk jalur lingkar yang menyambung.

“Kalau soal melingkar ini belum sebetulnya. Ini baru mengakses Kelam, tahun ini melingkar Kelam, baru mengakses Rentap, Luit, dan Bukit Rentap. Baru akses saja, tetapi belum lingkar,” jelasnya.

Lasarus berharap pemerintah daerah dapat melanjutkan pembangunan jalan lingkar tersebut sesuai dengan kewenangannya. Dengan demikian, pengembangan infrastruktur di kawasan Kelam, Luit, dan Rentap dapat dilakukan secara bertahap.

Ia menegaskan, pembangunan jalan oleh pemerintah pusat perlu diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang hingga kini belum memiliki akses jalan memadai.

“Saya rasa lingkarnya biarlah pemda nanti. Jangan kita lagi lingkarnya. Kita menuju ke kampung-kampung yang belum ada jalan dulu, itu fokus kita,” tegas Lasarus.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.