MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Kabid Pertanaman dan Holtikultura, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Mempawah, Ade Kusuma Akbar mengatakan, bahwa Kecamatan Mempawah Timur melakukan pengembangan tanaman holtikultura dengan memanfaatkan keberadaan lahan-lahan gambut.
“Dari 9 kecamatan di Kabupaten Mempawah, Mempawah Timur merupakan kecamatan yang paling banyak menggarap lahan gambut untuk tanaman holtikultura. Jadi, lahan-lahan gambut di Mempawah Timur berhasil dikelola dan berproduksi,” ujar Ade Kusuma Akbar kepada awak media belum lama ini.
Atas apa yang dilakukan itu pun, Kecamatan Mempawah Timur menjadi sentra tanaman holtikultura di Kabupaten Mempawah. Adapun sentra tanaman holtikultura di Kecamatan Mempawah Timur mencakup pengembangan tanaman jahe, nenas dan lainnya. Kemudian, sebagian kecil lainnya di Kecamatan Sungai Pinyuh dan Segedong.
“Pihak kita juga melalui petugas penyuluh pertanian senantiasa melakukan pemantauan dan pendampingan. Terutama pendampingan saat proses pembukaan dan pengolahan lahan agar dilakukan dengan baik dan benar. Jadi pastinya para petani di dampingi kawan-kawan penyuluh di lapangan,” terangnya.
Dijelaskan Ade, petugas memberikan penyuluhan terkait teknis budidaya hingga teknis pembukaan lahan gambut. Sebab, jika salah dalam teknis pembukaan lahan gambut bisa berakibat fatal terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Terlepas dari itu, Ade juga berharap, para petani terus memaksimalkan potensi lahan gambut yang ada di lingkungannya untuk pengembangan dan produksi tanaman holtikultura. Dengan pola dan cara yang tepat, maka pengembangan tanaman holtikultura diyakini akan membawa hasil yang baik untuk kesejahteraan petani.
“Kalau di lahan gambut biasanya banyak ditanami tanaman jahe yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Mempawah, kemudian bisa juga ditanami nenas, cabe dan sayur-sayuran,” pungkasnya. (dil)





