BERITA-AKTUAL.COM – Penyebab meledaknya mobil tanki bermuatan ribuan liter solar di Jalan Sintang-Putussibau, Desa Empaci, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, diungkap Polres Sintang.
Menurut Kasubbag Humas Polres Sintang, Iptu Hariyanto, meledaknya mobil tersebut diduga berasal dari kebocoran tanki bagian belakang.
“Saat itu Senin malam sekitar pukul 19.30 WIB, terlihat api dari belakang tanki mobil tersebut. Kemudian supir tanki atas nama Okta, berhenti dan berusaha untuk memadamkan api,” ungkap ketika dihubungi Hi! Pontianak, Selasa 9 Maret 2021.
Dikatakannya, pemadaman dilakukan supir menggunakan ember dengan meminjam alat dari rumah warga sekitar. Namun api semakin membesar.
“Melihat api yang tidak padam justru semakin membesar, kemudian kendaraan dipindahkan menjauh dari rumah warga. Selanjutnya ditepikan dari ruas jalan. Setelah itu Okta langsung keluar dan lari dari mobil tanki itu,” bebernya.
“Tidak lama kemudian, mobil tanki meledak. Sehingga menimbulkan kepulan api dan asap yang mengakibatkan mobil tanki tersebut hangus terbakar,” ungkap Hariyanto menceritakan kronologis kejadian itu.
Hariyanto menurutkan, pada pukul 23.00 WIB, Damkar Kabupaten Sintang tiba di TKP. Dilanjutkan dengan pemadaman menggunakan 4 unit mobil Damkar. “Hingga pukul 23.35 WIB api dapat dipadamkan,” katanya.
Mobil tanki yang meledak, dikendarai oleh Okta Firsada (28), warga Kelurahan Benua Melayu Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak.
“Menurut penuturan supir, mobil tanki yang dibawanya hendak mendistribusikan BBM jenis Solar dari PT. Energi Kapuas Jaya di Pontianak menuju Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu,” kata Hariyanto.





