Mobil Kecelakaan di Sintang Ditinggal Semalam, Ban hingga Spion Hilang

oleh
Proses evaluasi mobil yang mengalami kecelakaan lalu dipreteli maling.

SINTANG – Sebuah mobil yang mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Sintang–Nanga Mau, tepatnya di Desa Jaya Sakti, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, diduga menjadi sasaran pencurian setelah ditinggalkan pemiliknya di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warganet setelah video kondisi mobil yang telah dipreteli beredar di media sosial. Video itu diunggah oleh akun Facebook Alan Sriyani dan memperlihatkan sebuah mobil Agya berwarna merah maroon dengan nomor polisi KB 1429 FF dalam kondisi rusak di tepi jalan.

Dalam video tersebut, perekam menyebut sejumlah bagian kendaraan telah hilang diduga dicuri oleh orang tak dikenal.

“Mobil kecelakaan, barang-barang dicuri semua, ban lima segala tape dicuri semua,” ujar perekam video.

Ia juga mengatakan bahwa lima ban kendaraan, termasuk ban cadangan, telah raib.

“Lima biji ban habis dicuri. Mobil laka, langsung dicuri orang barang-barang sini,” lanjutnya.

Kapolsek Kayan Hilir, AKP Nikadelis Dekok, membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Kayan Hilir terkait dugaan pencurian dan perusakan. Pelapornya atas nama Anwar Sanusi,” kata Kapolsek.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, kecelakaan tunggal terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Mobil Daihatsu Ayla berwarna merah dengan nomor polisi KB 1429 FF yang dikemudikan Anwar Sanusi mengalami kecelakaan sehingga tidak dapat lagi dijalankan.

Karena kondisi kendaraan rusak, mobil tersebut terpaksa ditinggalkan di lokasi kejadian. Namun saat pemilik kembali ke lokasi pada Senin, 8 Juni 2026 sekitar pukul 08.00 WIB bersama seorang saksi bernama Perawati, mereka mendapati sejumlah bagian kendaraan telah hilang.

Lima ban mobil, termasuk ban cadangan, dilaporkan raib. Selain itu, sarung setir, tape recorder, aki, spion kiri dan kanan juga hilang. Kaca pintu samping bagian depan kanan dan kiri pun ditemukan dalam keadaan pecah.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp30 juta. Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kayan Hilir untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian dan perusakan kendaraan tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.