SINTANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sintang, Mursalin, mengungkap sejumlah persoalan infrastruktur daerah saat pertemuan bersama Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus dan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum di Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Mursalin menyoroti persoalan jembatan yang pembangunannya belum tuntas. Ia menyebut, beberapa jembatan di Sintang baru selesai pada tahap pembangunan abutment (kepala jembatan), namun belum dilanjutkan dengan pemasangan bentang jembatan.
“Terkait infrastruktur yang sudah kami sampaikan dalam zoom meeting bersama Pak Chandra selaku Kepala Balai Penyelenggara Jalan Nasional Kalimantan Barat, memang selain yang disampaikan Pak Bupati, salah satunya kepadatan Jembatan Melawi, ada beberapa jembatan yang sudah kami bangun abutment-nya tetapi belum tuntas. Ini sudah kami sampaikan kepada Pak Chandra dan Pak Lasarus,” ujar Mursalin.
Ia menegaskan, kondisi tersebut berdampak pada konektivitas antarwilayah dan memperlambat mobilitas masyarakat, terutama di daerah yang mengandalkan akses sungai dan jalan penghubung desa.
Senada dengan itu, Bupati Sintang, Gregorius, juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat memberikan dukungan penyelesaian pembangunan jembatan yang mangkrak tersebut.
“Ada beberapa jembatan yang baru abutment saja, tetapi bentangnya belum ada. Kami meminta Pak Lasarus, kepada pemerintah pusat, termasuk Kepala Balai, untuk membantu Pemerintah Kabupaten Sintang menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan penyelesaian infrastruktur strategis guna meningkatkan aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sintang.






