Pemkab Mempawah Usulkan Penambahan KPI RDTR Sungai Kunyit

oleh
Kegiatan FGD yang diselenggarakan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) Perwakilan Kalimantan Barat, Kamis (14/12) di Hotel Golden Tulip Pontianak

MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Ismail mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah membuat kebijakan dibidang perizinan dan regulasi dengan melakukan penyusunan RDTR Kecamatan Sungai Kunyit.

“Pemkab Mempawah telah menetapkan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) awal sesuai RTRW tahun 2014-2034 seluas 600 hektare. Saat ini, KPI telah direalisasikan dengan berdirinya pabrik CPO turunan PT EUP dan pembangunan pabrik alumina oleh PT BAI,” ujar Sekda Ismail saat menjadi narasumber dalam kegiatan FGD, yang diselenggarakan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) Perwakilan Kalimantan Barat, Kamis (14/12) di Hotel Golden Tulip Pontianak.

Dijelaskan Sekda Ismail, bahwa diusulkan penambahan KPI pada RDTR Sungai Kunyit seluas 1.400 hektare. Lahan tersebut nantinya akan diakomodir dalam revisi RTRW Kabupaten Mempawah yang disinkronkan dengan RTRW Provinsi Kalimantan Barat yang sedang dalam proses penyusunan.

“Pemkab Mempawah juga membangun fasilitas untuk mendukung operasional Pelabuhan Kijing. Diantaranya, pembangunan RSUD dr Rubini, Masjid Agung Al-Falah, rencana Jalan Tol Pontianak-Pelabuhan Kijing dan jalan nasional Pontianak-Sungai Pinyuh-Singkawang,” terangnya.

Untuk itu, Sekda Ismail berharap adanya kepastian penetapan status Terminal Kijing menjadi Pelabuhan Kijing Mempawah. Kemudian, terealisasinya ekspor CPO sebanyak 6 juta ton melalui Pelabuhan Kijing.

“Kami mengharapkan optimalisasi dukungan dari kementrian pusat melalui intervensi program prioritas yang diarahkan pada kawasan tersebut untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih 1.200 liter per detik,” terangnya.

Tak hanya itu saja, diharapkannya pula dukungan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, pengembangan KI dan KEK Kijing, pariwisata, hilirisasi industri, teknologi informasi lainnya yang strategis dan potensial dalam menopang pertumbuhan ekonomi lokal, regional dan nasional. (dil)

No More Posts Available.

No more pages to load.