SINTANG – Pengawas Pupuk Bersubsidi Kabupaten Sintang, Nugroho Triyatma, menyatakan dukungan penuh terhadap imbauan Sekretaris Daerah Sintang, Kartiyus, agar para agen dan distributor melaksanakan penyaluran pupuk bersubsidi secara baik, tertib, dan transparan.
Nugroho menilai, penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Sintang selama ini sudah tergolong baik dan patut diapresiasi. Bahkan, menurutnya, Sintang menempati posisi kedua terbaik di Kalimantan Barat, setelah Kabupaten Sanggau.
“Saya sangat setuju dengan imbauan Pak Sekda. Penyaluran di Sintang sejauh ini sudah tergolong baik, bahkan terbaik nomor dua di Kalimantan Barat setelah Sanggau. Ke depan, kami berharap bisa lebih maksimal lagi agar Sintang menjadi kabupaten dengan penyaluran pupuk terbanyak di Kalbar,” ujarnya optimistis.
Hal tersebut disampaikan Nugroho usai menghadiri Rapat Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Rabu 22 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, saat ini di Kabupaten Sintang terdapat 14 Penyalur Pupuk dan Pestisida Tertentu (PPTS) yang ditunjuk untuk menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani sesuai data dalam sistem e-RDKK.
Meski begitu, Nugroho mengakui bahwa belum semua kecamatan memiliki penyalur resmi.
“Untuk di Sintang sendiri ada 14 PPTS. Tetapi memang belum semua kecamatan memiliki penyalur, seperti Kecamatan Ambalau dan Kecamatan Serawai yang masih belum ada,” jelasnya.






