SINTANG – Pertamina menggelar pasar murah bagi masyarakat pra sejahtera di Kabupaten Sintang. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Adat Melayu Sintang pada Sabtu, 25 April 2026.
Dalam kegiatan ini, Pertamina menyediakan 1.000 paket sembako dengan harga tebus Rp30 ribu per paket. Padahal, nilai asli setiap paket mencapai sekitar Rp211 ribu. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, sarden, dan lainnya.
Program ini dihadiri langsung oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, bersama Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun. Turut hadir Fuel Terminal Manager Sintang, Rizky Firmansyah, serta Kepala Dinas Sosial, Ulidah Muhtar.
Edi Mangun menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurutnya, Pertamina tidak hanya menyalurkan energi dalam bentuk bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga berbagi energi dalam bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Pasar murah ini menyediakan 1.000 paket sembako dengan nilai sekitar Rp211 ribu per paket, namun masyarakat cukup menebus dengan harga Rp30 ribu. Dana yang terkumpul dari penjualan ini nantinya akan kembali disalurkan ke rumah ibadah,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran Pertamina di Sintang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Selain itu, pihaknya juga memohon dukungan masyarakat dan media terhadap operasional Pertamina di tengah tantangan kondisi alam yang cukup berat.
Sementara itu, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pasar murah tersebut. Ia mengaku senang karena tidak semua daerah di Kalimantan Barat mendapatkan program serupa.
“Pemkab Sintang berterima kasih atas pelaksanaan pasar murah ini. Dinas Sosial juga telah menyeleksi warga yang berhak sehingga tepat sasaran,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di Kabupaten Sintang pada masa mendatang. “Kami berharap ke depan Pertamina kembali memilih Sintang untuk kegiatan sosial lainnya, karena masyarakat kami masih membutuhkan dukungan,” pungkasnya.






