BERITA-AKTUAL.COM – Camat Sintang Tatang Supriyatna mengatakan bahwa banjir yang terjadi di Kabupaten Sintang mengakibatkan banyak rumah warga terendam. Bahkan hingga saat ini puluhan warga sudah mengungsi.
“Data yang sudah kami terima sore ini, di Kelurahan Kapuas Kiri Hulu ada 137 warga terdampak atau 62 KK, mengungsi ada 4 KK” terang Tatang Supriyatna.
Kemudian, di Gedung Loka Bina Karya Dinas Sosial di Jalan YC Oevang oeray ada pengungsi 2 KK. Masing-masing 1 kk 4 jiwa, asal dari Dusun Baning Hulu Desa Baning Kota.
“Jumlah pengungsi yang ada di Gedung Cadika Sintang sebanyak 16 orang berasal dari 3 wilayah. Yakni 4 orang dari Desa Baning Kota, 7 orang dari Kelurahan Ulak Jaya dan 5 orang dari Kelurahan Kapuas Kanan Hilir,” beber Tatang.
Tatang mengatakan, di Kelurahan Kapuas Kiri Hulu jalan terendam kurang lebih 250 meter, jembatan 1 unit dan 1 Statuiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU.
“Terkait musibah banjir ini, saya sudah memberikan arahan kepada lurah, kepala desa dan ketua RT untuk menyampaikan update data lokasi banjir, warga terdampak banjir dan lokasi pengungsian kepada pemerintah kecamatan,” ujarnya.
Dirinya juga meminta kades dan lurah supaya menyampaikan data terkait persiapan titik-titik pengungsian. “Ini merupakan langkah antisipasi kita karena banjir tahun lalu banyak yang mengungsi,” katanya.
Karena, kalau memang banjir terus berlanjut dan berlangsung lama atau ketinggian airnya makin tinggi, tentu perlu posko pengungsian dan dapur umum.
“Jadi sekarang mulai disiapkan lokasi dan perlengkapan pendukungnya. Kita juga koordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial (Dinsos) untuk masalah logistik dan perlengkapan,” ujarnya.
Sementara itu berdasarkan laporan jumlah korban bencana yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang tanggal 11 Oktober 2022, ada 23 desa/kelurahan di Kecamatan Sintang yang terdampak banjir. Total Kepala Keluarga (KK) yang terdampak sebanyak 4.562 dengan jumlah jiwa 14.932.







