BERITA-AKUAL.COM – Cukup lama tidak bisa digunakan, akhirnya Sirkuit Stadion Baning Sintang bisa dipakai lagi untuk latihan balap motor setelah diresmikan Bupati Sintang Jarot Winarno, Selasa sore 14 Juni 2022.
Menurut Ketua KONI Sintang, M Chomain Wahab, terakhir kali Sirkuit Stadion Baning bisa digunakan untuk balapan motor saat Jarot Winarno menjabat Wakil Bupati Sintang.
“Sirkuit Stadion Baning ini merupakan reinkarnasi dari sirkuit sebelumnya. Ketika Pak Jarot menjabat Wakil Bupati Sintang, Sirkuit Stadion Baning sudah berdiri. Dengan adanya fasilitas itu, balap motor mendapatkan medali emas dan juara umum saat Porprov di Singkawang,” ungkapnya.
Makanya ketika Sirkuit Stadion Baning dibangun lagi, kata Chomain, Bupati Sintang selalu menekankan pada dirinya agar pembangunnya harus selesai. Karena balap liar di Kota Sintang sangat marak.
“Mudah-mudahan dengan adanya Sirkuit Stadion Baning ini maka balap liar ndak ada lagi. Para pemuda juga bisa menyalurkan hobi dan bakatnya di Sirkuit, bukan di jalan raya,” tegasnya.
Chomain menyebut, olahraga balap motor sangat digemari oleh generasi muda di Kabupaten Sintang. Balap motor juga banyak mencetak prestasi dibidang olahraga untuk Kabupaten Sintang.
“Saat saya menjabat Ketua IMI, balap motor selalu dapat emas Porprov. Saya harapkan dengan adanya sirkuit ini cabang olahraga balap motor dapat medali emas lagi. Mudah-mudahan kedepan tercipta pembalap-pembalap baru dari Kabupaten Sintang,” harapnya.
Dikatakan Chomain, Sirkuit Stadion Baning yang ada sekarang belum memadai untuk arena balap resmi. Sirkuit yang dibangun hanya untuk standar latihan saja.
“Kedepan bagi yang ingin latihan balap motor akan kita buat jadwal khususnya. Latihannya hanya Sabtu dan Minggu, mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.15 WIB,” ujarnya.
Ketua IMI Korwil Sintang, Boy Rahadian mengaku senang dan bangga Sirkuit Stadion Baning akhirnya terwujud. “Berkat support Pak Bupati dan banyak pihak, setelah sabar menunggu, akhirnya berhasil dibangun sirkuit untuk latihan balap motor,” ucapnya.
“Kami juga bersyukur, sekarang sudah ada tempat untuk melatih atlet balap motor Kabupaten Sintang,” ucapnya.
Ia mengatakan, balap motor merupakan salah satu olahraga yang paling bergengsi. Selain itu banyak dampak positif dengan hadirnya sirkuit balap motor di Sintang. Salah satunya menjadi tempat wisata otomotif untuk masyarakat. Kemudian menggerakan sektor UMKM. Dan juga Sintang akan dikunjungi kabupaten lain untuk melatih bakat di sirkuit.
“Selama ini potensi olahraga balap motor sangat besar. Namun potensi tersebut tidak tersalurkan dengan baik, akhirnya balap liar di jalan raya. Salah satu penyebabnya adalah tidak ada tempat untuk memacu prestasi dalam olahraga balap motor,” ucapnya.
Padahal banyak prestasi yang telah diraih olahraga balap motor. Namun prestasi menurun dalam rentang waktu 10 tahun terakhir. Dengan adanya sirkuit, Boy yakin akan lahir banyak atlet yang siap merajai kembali dalam berbagai event.
“Kami optimis saat event Porprov 2022 bisa berprestasi. Target kami untuk cabang balap motor, Sintang juara umum,” katanya.
Bupati Sintang Jarot Winarno berharap keberadaan Sirkuit Stadion Baning bisa menjadi wadah untuk menyalurkan bakat anak muda yang suka olahraga balap motor di Bumi Senetang.
“Selama ini masyarakat Sintang sering protes soal balapan liar. Dengan adanya sirkuit semoga balap liar tidak ada lagi. Dengan ada sirkuit, jangan lagi balapan dengan ibu-ibu yang pergi ke pasar. Jangan lagi balapan dengan bapak-bapak yang mengantar anak sekolah. Balapan di sini (sirkuit-red),” kalau laki-laki (sirkuit-red),” tegasnya.
Jarot juga berharap keberadaan sirkuit membuat olahraga balap motor Sintang kembali disegani dan berprestasi di Kalbar. “Tahun ini harus juara umum Porprov cabang balap motor. Sirkuit sudah dibangun, gunakan untuk latihan, manfaatkan dengan baik. Kalau untuk bertanding bisa di eks Lapter Susilo,” katanya.






