SINTANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang menggelar seremonial pembukaan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Duta Pancasila tingkat Kabupaten Sintang tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di selasar Indoor Apang Semangai, Komplek GOR Baning Sintang, pada Senin, 6 April 2026.
Pembukaan seleksi tersebut dilakukan oleh Bupati Sintang yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi. Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, serta ratusan peserta seleksi dari berbagai sekolah.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, menegaskan komitmennya dalam proses seleksi tahun ini. Ia menyampaikan bahwa pihaknya bertekad menghasilkan anggota Paskibraka terbaik.
“Saya bertekad yang lulus adalah yang terbaik,” tegasnya saat membuka rangkaian seleksi.
Sementara itu, Helmi dalam sambutannya menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel oleh panitia. Ia meminta agar seluruh proses berjalan berdasarkan kualitas peserta demi menjaga kehormatan Sang Saka Merah Putih yang akan dikibarkan pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia mendatang.
“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar tentang baris-berbaris atau mengibarkan bendera. Lebih dari itu, Paskibraka adalah simbol kedisiplinan, ketangguhan mental, dan kecintaan yang mendalam terhadap tanah air,” ujarnya.
Helmi juga mengingatkan bahwa para peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik hasil penjaringan dari berbagai sekolah di Kabupaten Sintang. Ia pun mendorong peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik selama proses seleksi.
“Proses ini akan menguji fisik, mental, dan wawasan kebangsaan kalian. Lakukan dengan maksimal, penuh integritas, dan percaya diri. Siapapun yang terpilih adalah mereka yang benar-benar layak,” pesannya.
Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang nantinya belum berhasil lolos agar tidak berkecil hati, karena pengalaman mengikuti seleksi sudah menjadi prestasi tersendiri. Helmi berharap seluruh peserta terus mempersiapkan diri dalam menyongsong Indonesia Emas.







