BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang Edy Harmaeni menanggapi kesuksesan Pemkab Sintang yang diganjar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto mendapatkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Awards Tahun 2022.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Sintang Jarot Winarno di Aula Prona Lantađťš’ 7, Gedung Kementerian ATR/BPN, Jl. Raden Patah I, Jakarta Selatan, Selasa, 8 November 2022.
Dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, hanya ada 5 daerah saja yang menerima RTH Awards 2022 yakni Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Banyuwangi dan Lumajang Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Kita senang, keputusan kita untuk membangun, menjaga dan mengembangkan ruang terbuka hijau di dalam kota Sintang beberapa tahun yang lalu, tahun 2022 ini diberikan penghargaan oleh pemerintah pusat,” kata Edy Harmaeni.
Menurut Edy Harmaeni, Penyediaan RTH sendiri merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Dalam regulasi tersebut, pemerintah harus menyediakan 20 persen RTH publik dan 10 persen untuk RTH privat.
“Amanat tersebut memang kita wujudkan secara bertahap,” katanya.
Ia mengatakan, Pemkab Sintang sudah membangun Taman Entuyut, Taman Asoka, Taman Bungur, Taman Alun-Alun Kapuas Sintang, dan Taman Teratai. Dan komitmen kita adalah menjaga yang sudah ada ini, bahkan ke depan akan ditambah lagi.
“Kita juga melihat antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan ruang terbuka hijau yang sudah kita bangun ini luar biasa tinggi,” terang Edy Harmaeni.
Dikatakannya, Pemkab Sintang juga sudah berkolaborasi dengan sekolah-sekolah yang ada dalam untuk mendorong agar menjadi peserta sekolah Adiwiyata. Syaratnya sekolah bisa mengembangkan halaman dan sekitar sekolah dengan taman dan ruang hijau sekolah.
“Sekolah yang bersedia dan memenuhi syarat, kita bantu mereka dengan menyediakan dan menanam tanaman buah-buahan di sekolah. Dan kami bekerjasama IKAHUT, KPH dan anak-anak yang selama ini aktif di gerakan pramuka,” beber Edy Harmaeni.







