Target Juara Umum, 54 Atlet Karate Sintang Siap Berlaga di Kejurda se-Kapuas Raya di Melawi

oleh
Pelepasan atlet Sintang untuk mengikuti Kejuaraan Karate Antar Pelajar se-Kapuas Raya Open dan Festival Piala Kadisdikbud dan Kadispora Kabupaten Melawi Tahun 2026 yang berlangsung di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, pada 24–26 Juli 2026.

SINTANG – Sebanyak 54 atlet karate dari Kabupaten Sintang resmi dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Karate Antar Pelajar se-Kapuas Raya Open dan Festival Piala Kadisdikbud dan Kadispora Kabupaten Melawi Tahun 2026 yang berlangsung di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, pada 24–26 Juli 2026.

Pelepasan kontingen dilaksanakan di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (23/7/2026), oleh Wakil Bupati Sintang yang mewakili Bupati Sintang.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Lemkari Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, mengatakan keikutsertaan para atlet dalam ajang tersebut merupakan kesempatan penting untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan yang selama ini dilakukan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan para atlet dan dukungan dari para orang tua yang telah mengizinkan anak-anaknya mengikuti Kejuaraan Karate Antar Pelajar se-Kapuas Raya di Kabupaten Melawi,” ujar Yohanes.

Menurutnya, kejuaraan yang digelar di daerah tetangga tersebut sangat sayang jika dilewatkan karena menjadi ajang yang tepat untuk meningkatkan kemampuan para karateka.

“Kejuaraan ini dekat dengan kita, jadi sayang kalau tidak diikuti. Pertandingan seperti ini memang yang ditunggu-tunggu. Setiap minggu latihan tanpa perlombaan tentu kurang menarik. Dengan adanya kejuaraan, semangat latihan para atlet semakin meningkat,” katanya.

Kontingen Kabupaten Sintang akan dipimpin oleh manajer Erwansyah dengan pelatih Jayanti beserta jajaran ofisial.

Yohanes mengungkapkan, sebagian besar atlet mengikuti kejuaraan dengan biaya mandiri karena keterbatasan dukungan anggaran. Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk berkompetisi.

“Rata-rata atlet menggunakan biaya sendiri. Tahun ini memang belum ada dukungan yang maksimal, jadi saya membantu sedikit agar mereka tetap bisa ikut bertanding,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan orang tua yang selama ini telah memberikan dukungan penuh kepada para atlet.

“Terima kasih kepada para pelatih yang telah mempersiapkan anak-anak dengan baik, serta kepada orang tua yang setiap minggu mengantar dan mendampingi latihan. Semua dukungan itu sangat berarti untuk mencetak atlet berprestasi,” ucapnya.

Dalam kejuaraan tersebut, Lemkari Sintang memasang target tinggi.

“Target kita juara umum, minimal membawa pulang delapan medali emas. Saya yakin target itu bisa tercapai karena atlet-atlet kita memiliki kemampuan yang mumpuni,” tegas Yohanes.

Sementara itu, Wakil Bupati Sintang menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pengcab Lemkari, pelatih, ofisial, serta orang tua yang telah mendukung perkembangan olahraga karate di Kabupaten Sintang.

Ia menegaskan bahwa para atlet yang berangkat bukan hanya sekadar mengikuti pertandingan, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Sintang.

“Kalian bukan hanya sekadar mengikuti turnamen, tetapi menjadi kebanggaan orang tua dan juga kebanggaan Pemerintah Kabupaten Sintang. Kalian membawa nama daerah, jadi bertandinglah dengan penuh rasa percaya diri,” pesannya.

Wakil Bupati juga mengingatkan para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.

“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Yang paling penting adalah bertanding dengan sportif dan menunjukkan hasil dari latihan yang selama ini sudah dijalani. Jangan terbebani, tampilkan saja kemampuan terbaik kalian. Saya yakin kalau kalian bertanding dengan percaya diri, medali emas bisa kita bawa pulang,” katanya.

Ia turut menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Sintang yang tidak dapat hadir karena masih dalam perjalanan dari Pontianak menuju Sintang. Meski demikian, Bupati tetap memberikan dukungan penuh kepada seluruh kontingen yang akan berlaga di Melawi.

No More Posts Available.

No more pages to load.