MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Ismail, menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Mempawah, Sabtu (16/12) malam di Aula Kantor Bupati Mempawah. Kegiatan Bimtek yang berlangsung selama dua hari tersebut, digelar guna meningkatkan mutu dan kualitas dewan hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Penutupan bimtek penilaian dewan hakim MTQ Kabupaten Mempawah itu juga turut dihadiri Pengurus LPTQ Provinsi Kalbar, Dr.Harjani Hefni Lc.MA, Ketua MUI Kabupaten Mempawah KH.Tusirana Rasyid, Dewan Hakim Hj.Rahmawati dan para peserta Bimtek.
“Sebagus apapun qori dan qoriah jika tidak didukung dengan penilaian yang profesional dan proporsional maka kita tidak akan bisa melahirkan peserta yang berkualitas yang mampu bersaing ditingkat nasional,” ujar Sekda Ismail dalam sambutannya.
OIeh karena itu, Sekda Ismail yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Mempawah itu memberikan apresiasi dan memandang pentingnya pelaksanaan Bimtek Penilaian bagi Dewan Hakim MTQ di Kabupaten Mempawah.
“Melalui bimtek ini para dewan hakim dapat menyamakan persepsi sesuai dengan pedoman yang terbaru. Dan baru Kabupaten Mempawah yang mendpatkn pedoman terbaru penilaian tersebut,” terangnya.
Sekda Ismail juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mempawah dan LPTQ mengucapkan terima kasih kepada para narasumber baik dari LPTQ Provinsi Kalbar maupun LPTQ Kabupaten Mempawah yang telah memberikan pencerahan dan ilmu untuk meningkatkan kapasitas dewan hakim MTQ di Kabupaten Mempawah.
“Semoga amal baik ini menjadi ladang ibadah. Dan Terima kasih pula kepada peserta yang telah menyempatkan diri untuk hadir mengikuti bimtek penilaian ini. Sebab, para peserta sendiri memiliki kesbukan masing-masing,” terangnya.
Sekda Ismail juga berharap, melalui Bimtek ini mutu dan kualitas dewan hakim MTQ di Kabupaten Mempawah akan lebih baik dan meningkat. Kedepan, dia berharap para dewan hakim dapat terus mendalami dan berdiskusi kembali terhadap pedoman baru agar semakin dipahami dan dimengerti dengan baik.
“Bimtek ini disamping dilakukan secara interaktif dan diskusi, akan lebih mendalam jika masing-masing majelis bisa menjadi tempat diskusi terhadap pedoman penilaian terbaru ini. Kedepan semakin meningkatkan mutu dan kualitas penilaian, sehingga akan melahirkan qori dan qoriah berprestasi nantinya,” pungkasnya. (dil)






