SINTANG – Upaya mengurai kemacetan di kawasan pusat Kota Sintang mulai menunjukkan progres. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kalimantan Barat melakukan survei Simpang Tugu Jam Sintang sebagai bagian dari persiapan desain penataan kawasan, Rabu (13/5/2026).
Sebelum turun ke lapangan, tim dari BPJN Kalbar terlebih dahulu menemui Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, di Pendopo Bupati Sintang. Pertemuan tersebut membahas rencana pengukuran dan penataan kawasan Tugu Jam yang selama ini menjadi salah satu titik kepadatan lalu lintas di Kota Sintang.
Sebanyak lima orang tim dari BPJN Kalbar kemudian melanjutkan kegiatan dengan melakukan kunjungan lapangan dan pengukuran langsung di kawasan Simpang Tugu Jam Sintang.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menjelaskan bahwa kegiatan survei dan pengukuran tersebut merupakan tindak lanjut dari pernyataan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, bersama Kepala BPJN Kalbar pada tahun lalu terkait rencana penataan kawasan Tugu Jam Sintang.
“Jadi mereka hari ini mau mengukur untuk kemudian menentukan desain rencana pelebaran dan penataan kawasan Tugu Jam Sintang,” ujar Bala.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi awal yang baik dalam upaya penataan infrastruktur jalan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di pusat kota. Tim BPJN akan terlebih dahulu melakukan pemetaan sebelum menyusun konsep desain penataan kawasan.
“Ini adalah langkah awal yang baik untuk penataan jalan guna mengurai kemacetan. Mereka akan melakukan pemetaan, baru menyusun rencana penataan. Direncanakan akan ada bundaran yang akan dibangun,” jelasnya.
Bupati menambahkan, hasil dari survei berupa pemetaan dan desain teknis nantinya akan diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai dasar pelaksanaan pembangunan.
“Hasil dari kegiatan hari ini berupa pemetaan dan desainnya akan diajukan ke Kementerian PU untuk dilakukan pengerjaan. Mudah-mudahan tahun depan sudah mulai dikerjakan,” katanya.
Ia berharap seluruh rencana penataan kawasan Tugu Jam dapat direalisasikan demi memperlancar arus lalu lintas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sintang, kata dia, siap memenuhi tanggung jawab yang menjadi kewenangan daerah dalam mendukung proyek tersebut.
“Kita berharap semua rencana ini bisa direalisasikan. Apa pun yang menjadi tanggung jawab Pemkab Sintang, kami siap penuhi dan kami berharap masyarakat Kabupaten Sintang bisa mengerti, mendukung, dan membantu menyukseskan rencana ini sampai direalisasikan,” tutup Bala.
Usai bertemu Bupati Sintang, tim BPJN Kalbar langsung bergerak menuju kawasan Tugu Jam didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Mereka di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Asmidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sintang Musrsalin, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Hendrikus, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Siti Musrikah, Inspektur Sintang Budi Purwanto, Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Supomo, serta perwakilan Bappeda dan BPKAD Sintang.







