Usia Sintang 650 Tahun, Malu Infrastruktur Masih Rusak Parah

oleh
Welbertus, Anggota DPRD Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Aksi masyarakat menanam pisang karena kecewa dengan penanganan genangan oleh pemerintah di Jalan Cadika, Desa Baning Kota, mendapat tanggapan dari Welbertus, Anggota DPRD Sintang dari dapil Sintang 1. Ia mengungkapkan, persoalan tersebut sudah beberapa kali disampaikannya ke publik maupun secara resmi agar mendapat perhatian pemerintah.

“Nah itu dia. Usia Sintang kan sudah 660 tahun, baru ulang tahun kemarin lalu. Saya kan sudah menyuarakan itu. Malu juga kita kan, diusia itu infrastruktur masih sangat parah,” kata Welbertus.

Apalagi, jalan rusak di Jalan Cadika yang tak pernah ditangani berada di dalam Kota Sintang. Mirisnya lagi, jalan itu notabenenya dekat dengan pemerintahan Kabupaten Sintang.

“Ini jalan di dalam kota saja kondisinya seperti itu. Kan jadi barometer, belum lagi kondisi jalan di pedalaman,” katanya.

Oleh karena itu, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini meminta pemerintah Kabupaten Sintang serius memperbaiki jalan rusak. “Kita berharap pemerintah fokus lah soal itu,” pintanya.

Untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak, kata Welbertus, setiap tahun pihaknya selalu mendorong pemerintah Kabupaten Sintang agar melaksanakan dengan maksimal.

“Setiap tahun kita dorong. Untuk memperbaiki jalan, Dinas Pekerjaan Umum Sintang harus punya mapping lah, ya kan. Harus ada perencanaan yang jelas. Tidak seharusnya jalan dalam kota ini rusak. Kerusakan jalan ini malah tak ditangani bertahun-tahun,” katanya.

Aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah Jalan Cadika Sintang, lantaran warga setempat geram karena sudah sepuluh tahun lebih drainase tak kunjung diperhatikan oleh pemerintah.

Akibat tak normalnya drainase dan tidak adanya pembuangan akhir, saat hujan satu jam saja mengguyur Kota Sintang, Jalan Cadika, RT 17 dan RT 11 Gang batubara Desa Baning Kota, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang selalu tergenang air. Bahkan hujan satu jam saja daerah tersebut tergenang hingga sepaha orang dewasa.

No More Posts Available.

No more pages to load.