MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Wakil Bupati (Wabup) Mempawah, Muhammad Pagi mengatakan, bahwa perlu adanya kreativitas, inovasi dan dukungan moral serta fisik dari berbagai elemen masyarakat, sehingga masjid bukan sekedar bangunan tempat ibadah, melainkan sarana refresentatif bagi pengembangan potensi masyarakat agar bisa lebih bermanfaat dan berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Wabup Pagi saat menghadiri silturahmi takmir masjid yang digelar Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mempawah, pada Selasa (3/10) di Masjid Agung Al-Falah Mempawah.
“Melalui silaturahmi ini, saya berharap para takmir masjid dapat menjadi penggerak dan fasilitator yang pro aktif terhadap potensi pengembangan masjid dan mushallah di Kabupaten Mempawah,” Kata Wabup Pagi yang juga merupakan Ketua DMI Kabupaten Mempawah ini.
Pada kesempatran itu, Wabup Pagi juga minta, agar dalam perhelatan Pemilu 2024 nanti para insan politik agar menjalankan politik santun dan tidak memainkan politik identitas dengan menggunakan masjid sebagai sarana kampanye politik.
“Larangan menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan untuk kampanye telah diatur dalam pasa 280 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,” jelasnya.
Selain itu, Wabup Pagi juga mengimbau, takmir masjid agar para khotib saat menyampaikan ceramah agar tidak berbau politik, melainkan pesan-pesan yang menyejukan agar situasi tetap aman dan damai ditengah perbedaan pilihan dan pandangan politik di masyarakat.
“Mari sukseskan Pemilu 2024 di Kabupaten Mempwah dengan menciptakan situasi yang tertib, aman dan damai,” tutupnya. (dil)





