MEMPAWAH, BERITA-AKTUAL.COM – Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Purwadi menghimbau kepada masyarakat korban banjir di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang, agar menjaga kesehatan. Termasuk pula memperhatikan keselamatan anak-anak dari banjir yang dapat membahayakan keselamatan.
“Kita harapkan, untuk masyarakat Dusun Bawing yang memiliki anak-anak, agar melakukan penjagaan dengan baik. Kita antisipasi jangan sampai terjadi hal-hal tak diinginkan,” ujar Purwadi, Purwadi, Senin (18/12).
Selain itu, dirinya juga mengatakan, bahwa terkait perkembangan kondisi banjir, diperkirakannya sudah semakin surut. Sebab, hasil pantauannya pada Sabtu (16/12) lalu ketinggian banjir sudah menyusut dari hari-hari sebelumnya.
“Kami memprediksikan semoga hari ini banjir sudah semakin turun. Dan kita berharap tidak turun hujan di wilayah tersebut,” terangnya.
Dikatakan Purwadi, ada sekitar 20 rumah masyarakat di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang yang terendam banjir. Dari jumlah itu, terdapat 6-7 rumah yang ketinggian banjir sudah mencapai ke dalam rumah.
“Secara tofogrfi, wilayah RT 12 merupakan daerah paling rendah di Dusun Bawing. Sehingga, banjir di lokasi itu paling tinggi mencapai pinggang orang dewasa. Sedangkan pada daerah lain yang lebih tinggi ketingian air lebih dangkal,” terangnya.
Dijelaskannya pula, dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir di Dusun Bawing. Selain bantuan makanan, BPBD bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) juga akan memberikan layanan kesehatan.
“Kita akan segera memberikan bantuan untuk masyarakat korban banjir di Dusun Bawing. Terutama bantuan kebutuhan pokok masyarakat disana,” katanya.
Pihaknya kata dia akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan bagi korban banjir di Dusun Bawing tersebut.
“Pihak Dinas Kesehatan akan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat korban banjir. Karena, kita antisipasi terjadinya gangguan kesehatan terhadap masyarakat yang terendam banjir,” pungkanya. (dil)







