SINTANG – Warga Gang Barus, Kelurahan Rawa Mambok, Kecamatan Sintang, mengeluhkan tingginya tagihan rekening air dari PDAM Tirta Senentang. Mereka menilai kenaikan tarif terjadi hampir setiap bulan tanpa ada kejelasan.
Pemilik kontrakan di Gang Barus, Maurits Gerard, mengatakan tagihan rekening air di kontrakannya terus meningkat meski jumlah penghuni berkurang.
“Ini yang saya pertanyakan. Kenapa tagihannya membengkak setiap bulan? Ketika penghuni kontrakan dua atau tiga orang, tagihannya justru lebih rendah. Sekarang hanya satu orang yang tinggal, tapi tagihannya malah naik,” keluh Maurits.
Maurits mencontohkan tagihan yang ia terima beberapa bulan terakhir. Pada Juni tagihan airnya sebesar Rp245 ribu, Juli melonjak menjadi Rp854 ribu, dan Agustus kembali naik hingga Rp1,3 juta.
“Lonjakan ini jelas sangat tinggi. Kami berharap PDAM memberikan penjelasan kepada masyarakat,” tegasnya.
Keluhan serupa disampaikan Antonia, warga Gang Barus lainnya. Ia juga merasa janggal karena tagihan terus naik meski pemakaian air dianggap normal.
“Dulu saya hanya bayar sekitar Rp70 ribu per bulan. Tapi sejak 5-6 bulan terakhir, tagihan melonjak jadi Rp600 ribuan. Dua bulan terakhir malah naik lagi menjadi Rp940 ribu. Padahal pemakaian air biasa saja,” ujarnya.
Warga berharap PDAM Tirta Senentang segera memeriksa dan memberikan klarifikasi terkait lonjakan tagihan yang dinilai memberatkan masyarakat.





