BERITA-AKTUAL.COM – Komandan Kodim 1205 Sintang, Letkol Infanteri Eko Bintara Saktiawan membenarkan bahwa salah satu korban penyerangan Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua Barat adalah warga Kabupaten Sintang.
Yang bersangkutan, kata Dandim, adalah Sersan Dua Ambrosius Apri Yudiman, prajurit yang berasal dari Kedembak Merakai, Desa Senangan Kecil Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
“Saat ini, jenazah yang bersangkutan belum dikirim dari Papua. Keluarga yang bersangkutan menginginkan dimakamkan di kampung halaman,” kata Dandim Sintang.
Dandim mengatakan, sebagai Garnisun yang bertugas di Kabupaten Sintang, tentunya pihaknya bertugas untuk menyelenggarakan pemakaman.
“Saat ini, anggota kami Serda Jumadi sudah berkoordinasi untuk proses pemakaman. Saya juga melakukan itu. Bahkan dari Kodim dan Kodam di Papua sudah berkoordinasi untuk menyiapkan hal tersebut,” ungkapnya.
“Rencananya besok tanggal 3 September 2021 jenazah akan dikirim dari sana. Jadi, pelaksanaan pemakaman kita masih monitor perjalanan dari Papua menuju Pontianak. Apakah nanti akan transit ke Jakarta atau tidak, nanti kita cari informasi dulu,” ucapnya.
Jika jenazah sudah sampai dari Pontianak ke Kabupaten Sintang, sambung Dandim, nantinya Kodim Sintang akan membawanya ke kampung halaman yang bersangkutan.
“Dari Sintang, jenazah akan kita bawa menggunakan jalur air. Kebetulan Kodim Sintang memiliki kapal dengan mesin 200 PK,” jelasnya.





