BERITA-AKTUAL.COM – Penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan yang layak masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah Kabupaten Sintang. Salah satunya di wilayah Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau.
“Sebagian besar desa-desa di Serawai-Ambalau memang ndak bisa dijangkau lewat jalan darat. Memang susah sekali lah,” ungkap Rudy Andryas pada berita-aktual.com di sela rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sintang, Kamis 2 Juni 2022.
Karena akses jalan darat belum semuanya terhubung ke desa-desa pedalaman Serawai-Ambalau, kata Rudy, maka transportasi yang diandalkan adalah jalur sungai.
“Mau tidak mau harus lewat jalur sungai karena akses jalan darat rusak bahkan tidak ada sama sekali. Jenis alat transportasi yang digunakan itu bisa longboat, speedboat atau motor bandong,” kata politisi dari daerah pemilihan Serawai-Ambalau.
Konsekuensi dari penggunaan jalur sungai, kata mantan striker Persista Sintang ini, tentu saja biayanya sangat mahal.
“Biayanya sudah pasti sangat besar. Kondisi ini sudah berlangsung lama, bahkan dari dulu hingga sekarang jalur sungai masih jadi andalan masyarakat untuk mobilitas dari suatu tempat ke daerah lain,” ucapnya.
Politisi Partai Nasdem ini kemudian mengungkapkan alat transportasi di Serawai-Ambalau yang sedang jadi tren saat ini.
“Namanya, Cis. Cis ini sejenis motor air kecil yang bisa mengangkut 5-6 orang penumpang. Nah, Cis inilah yang sering digunakan di sana, terutama ketika masuk ke sungai-sungai kecil,” ungkapnya.
Kedepan ia berharap pemerintah semakin memperhatikan penyediaan infrastruktur jalan hingga pedalaman. Ia memahami pemerintah mengalami keterbatasan dana. Apalagi dua tahun ini anggaran mengalami penurunan karena tersedot untuk penanganan COVID-19. Bahkan dana desa juga dialokasikan sekian persen untuk mengatasi pandemi.
“Dengan melandainya kasus COVID-19, semoga anggaran pemerintah membaik sehingga pembangunan menggeliat lagi. Harapan kita pembangunan bisa menjangkau hingga pedalaman. Kita tidak menuntut jalan harus diaspal, bisa fungsional saja kita sangat bersyukur,” pungkasnya.





