SINTANG – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Sintang, Zulkarnain mengapresiasi kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Melalui Pelatihan Bagi Pelaku Usaha Mikro Sektor Ekonomi Kreatif di Kabupaten Sintang selama 23 dan 24 Oktober 2024.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan melalui Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan.
“Kita sangat bersyukur bahwa BNPP punya program tentang pembinaan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” kata Zulkarnain usai seremonial pembukaan di Balai Praja, Rabu pagi 23 Oktober 2024.
Karena seperti disampaikan Kepala Bappeda Sintang tadi, kata Zulkarnain, 60 persen ekonomi kita ditopang oleh UMKM.
“Makanya BNPP menginisiasi kerjama dengan Pemda Sintang untuk memberi pelatihan kepada pelaku UMKM di Sintang,” jelasnya.
Pelatihan bagi pelaku UMKM tersebut, kata Zulkarnain, diikuti oleh 30 peserta. “Alhamdulillah semua peserta hadir. Kegiatannya berlangsung selama dua hari,” jelasnya.
Ia mengatakan, idealnya peserta pelatihan adalah warga perbatasan. Bahkan sempat berencana menggelar kegiatan di Kecamatan Ketungau Tengah. “Namun karena waktu dan tempatnya agak kesulitan, maka kegiatannya dilaksanakan di Kota Sintang,” jelasnya.
Dijelaskan Zulkarnain, dalam pelatihan tersebut akan disampaikan tiga materi. Pertama materi tentang pembuatan produk. Materi kedua tentang bagaimana mengemas produk atau packaging. Ketiga, tentang pemanfaatan digitalisasi untuk pemasaran produk.
“Selama ini UMKM kita lemah dalam packaging. Kemudian juga pemasaran masih secara tradisional. Makanya pelaku UMKM diberi ilmu tentang bagaimana memasarkan produk dengan digitalisasi, apalagi sekarang kan belanja serba online. Makanya digitalisasi penting,” pungkasnya.





