BUMDes Simpan Pinjam Banyak yang Kurang Berkembang

oleh

SINTANG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Yasser Arafat meminta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) cermat dalam memilih usaha yang akan mereka kelola. Salah satu yang disorot Yasser adalah usaha simpan pinjam.

“Untuk BUMDes dengan bidang usaha simpan pinjam, memang harus berhati-hati. Karena mengurusnya tidak mudah. Izin untuk usaha simpan pinjam kan perlu izin secara khusus. Termasuk di Koperasi Desa Merah Putih, usaha simpan pinjam itu tentu ada izin. Untuk perizinanya Dinas Perindustrian Perdagangan Usaha Kecil dan Menengah Sintang yang paham. Kemudian izinnya agak berat,” kata Yasser ketika ditemui berita-aktual.com di Kantor DPMPD Kabupaten Sintang, belum lama ini.

Kemudian, kata Yasser, berdasarkan pengalaman yang sudah ada di Kabupaten Sintang, usaha simpan pinjam BUMDes agak kurang berkembang dengan baik.

“Kami pada dasarnya sih ndak ada masalah kalau BUMDes memilih usaha simpan pinjam. Selama mereka bisa mengelola secara baik, silakan saja. Tapi pesan saya usaha tersebut harus dikelola dengan baik,” sarannya.

“Kemudian, seperti yang saya sampaikan tadi bahwa mengurus perizinannya juga tidak mudah. Tapi selama pihak desa atau BUMDes punya komitmen untuk mengikuti semua prosedur perizinan dengan baik, saya yakin bisa diselesaikan,” kata Yasser.

Dikesempatan itu, Yasser juga mengungkapkan bahwa BUMDes di Kabupaten Sintang ada yang dikategorikan sehat, kurang sehat dan tidak sehat. Untuk BUMDes yang sehat sebagian besar di Kecamatan Sungai Tebelian dan Kecamatan Binjai Hulu.

No More Posts Available.

No more pages to load.