Bupati: Selamat Datang Kafilah MTQ Kalbar di Sintang

oleh
Panggung utama MTQ Kalbar di Stadion Baning Sintang.

BERITA-AKTUAL.COM – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah MTQ kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat serta semua tamu yang berkenan hadir di Bumi Senentang

“Kami siap menjadi tuan rumah yang baik untuk penyelemggaraan MTQ XXIX tahun 2021 ini. Mari tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 pada penyelenggaraan MTQ,” kata Jarot.

Kepada Gubernur dan Pengurus LPTQ Kalimantan Barat, Jarot mengucapkan terima kasih setingi-tingginya, karena telah menunjuk Sintang sebagai tempat penyelenggaraan MTQ XXIX.

Saat malam pembukaan tersebut MTQ, Bupati Sintang menerima buku Sejarah LPTQ Provinsi Kalimantan Barat. Buku diserahkan Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Barat Brigjen Pol (Purn) Andi Musa. Bersama Gubernur Kalbar, dan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.

Bupati Sintang bersama Gubernur Kalbar juga ikut memukul bedug sebagai tanda dibukanya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Ke XXIX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021.

Pada Musabaqah Tilawatil Quran Ke XXIX Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021 tercatat ada 722 orang  hadir di Kabupaten Sintang. Peserta tersebut merupakan kafilah, dewan hakim dan pengurus LPTQ Provinsi Kalimantan Barat.

Untuk mensukseskan pelaksanaan MTQ, panitia sudah menyiapkan 40 unit kendaraan roda empat berbagai jenis beserta driver pengalaman untuk memberikan pelayanan kepada kafilah dan dewan hakim selama 7 hari berada di Kota Sintang.

Pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 tersebut ditampilkan tarian kolosal dengan tema Gema Senandung Kitabullah di Bumi Senentang.

Mitra Cahyadi menjelaskan makna terkandung dalam tema yang diusung pada pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalbar tahun 2021 di Sintang. Tema Gema Senandung Kitabullah di Bumi Senentang yang berarti gema syiar islam di Bumi Senentang dengan menekankan semangat persatuan dan kesatuan.

“Mengingat bahwa Sintang ini merupakan rumah besar bagi seluruh komponen bangsa yang ada di Sintang, jadi kita angkatlah tema tersebut untuk menjaga keharmonisan, persatuan dan kesatuan. Agar kita semua tetap terjaga dalam keberagaman,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.