SINTANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan dukungan bagi pengembangan sektor hortikultura di Kabupaten Sintang melalui bantuan penanaman cabai di Desa Perembang, Kecamatan Sungai Tebelian. Bantuan tersebut difokuskan untuk memperkuat produksi cabai di kawasan sentra pertanian rakyat.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Syafarman, mengatakan bahwa bantuan tersebut bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2025 dengan total lahan seluas dua hektar. Penerima bantuan adalah Kelompok Tani Sumber Pedas, yang merupakan salah satu kelompok tani aktif di Desa Perembang.
“Luasannya dua hektar, bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Barat. Bantuan sudah diserahkan langsung kepada kelompok tani, dan dalam hal ini penerimanya adalah Kelompok Tani Sumber Pedas,” jelas Syafarman di Sintang.
Ia berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani dan berjalan lancar di lapangan. “Mudah-mudahan pelaksanaan penanaman bisa berjalan baik dan hasilnya memberi dampak nyata bagi kesejahteraan petani,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sumber Pedas, Muklas Adi Putra, menjelaskan bahwa kelompoknya memiliki sekitar 42 anggota dengan luas tanam antara 30 hingga 50 hektar. Namun, mereka menghadapi kendala terkait alat dan mesin pertanian (alsintan), terutama traktor roda dua yang kini mulai rusak setelah digunakan selama tiga tahun.
“Untuk menyiasatinya kami terpaksa menggunakan excavator agar bisa tetap mengolah lahan. Tapi biayanya besar, sekitar Rp20 juta untuk satu hektar. Itu kami lakukan supaya bisa mengejar musim tanam agar panen bisa dilakukan pada bulan Januari dan Februari nanti,” ungkap Muklas.
Ia pun menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah provinsi. “Bantuannya dua hektar, alhamdulillah sudah kami terima dan dibagikan ke petani. Mudah-mudahan tahun 2026 bantuan seperti ini bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya.






