SINTANG – DPRD Kabupaten Sintang menyoroti kerusakan parah ruas jalan Bedayan–Dusun Rentanak di Kecamatan Sepauk yang belakangan viral di media sosial. Kondisi jalan yang kian memburuk dinilai mendesak untuk segera ditangani karena berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.
Anggota DPRD Sintang dari daerah pemilihan Sepauk–Tempunak, Kusnadi, mengungkapkan bahwa titik kerusakan terparah berada di Dusun Rentanak, yang merupakan bagian dari ruas Jalan Manis Raya–Nanga Pari. Ruas tersebut, kata dia, menjadi akses vital bagi warga, termasuk jalur transportasi harian dan akses pelajar menuju sekolah.
“Dalam berbagai kesempatan, kami di DPRD sudah sering mendorong pemerintah daerah agar segera melakukan perbaikan. Jalan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah tingkat SD dan SMP,” ujar Kusnadi ketika dikonfirmasi berita-aktual.com, Senin 30 Maret 2026.
Kerusakan jalan ini bahkan menjadi sorotan luas setelah viral di media sosial, dengan berbagai respons warga yang menyuarakan keluhan, termasuk sindiran kepada Gubernur Kalbar, hingga minta bantuan Dedi Mulyadi atau KDM, Gubernur Jawa Barat.
Sementara itu, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, membenarkan bahwa ruas jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Untuk memperbaiki jalan itu, usulan sudah disampaikan ke Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat agar ditangani melalui APBN lewat program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Menyikapi hal itu, DPRD mendukung langkah Bupati yang berencana mengusulkan perbaikan jalan tersebut ke Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
“Kami menyambut baik upaya tersebut. Dengan kondisi fiskal daerah saat ini, pemerintah kabupaten perlu aktif berkomunikasi dengan Kementerian PUPR maupun DPR RI agar bisa mendapatkan dukungan anggaran,” tegas Kusnadi.
DPRD berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dapat segera terwujud agar perbaikan jalan Bedayan–Rentanak bisa direalisasikan dalam waktu dekat.





